Bali, Indonesia — Pulau Dewata kembali memperkaya dunia kulinernya dengan kehadiran KAIA, sebuah French-style bakery yang menghadirkan cita rasa khas Prancis dengan sentuhan hangat dan elegan. Didirikan oleh dr. Susan, Dipl. CIBTAC, AIFO-K, KAIA bukan sekadar bakery, tetapi kisah perjalanan panjang yang penuh makna dan nilai keluarga.
Terinspirasi dari Bakery Legendaris Singapura
Kisah KAIA bermula ketika dr. Susan mengunjungi sebuah bakery jadul di Singapura—tempat yang identik dengan aroma butter yang menguar begitu pintu dibuka, serta konsep freshly baked every few hours. Pengalaman itu tertanam kuat dan menjadi fondasi mimpi untuk menghadirkan pengalaman serupa di tanah air.
Kesempatan franchise patisserie dari Paris kemudian datang dan membawa dr. Susan menjadi shareholder. Menariknya, chef di balik brand tersebut juga pernah terlibat dalam pengembangan resep bakery Singapura yang menginspirasinya. Namun, karena sistem manajemen dan operasional yang tidak sesuai harapan, perjalanan bisnis ini menjadi bagian pembelajaran berharga hingga saat ini.
Membangun KAIA Secara Mandiri: Visi dan Integritas
Berpengalaman dalam beberapa bisnis F&B seperti Korean BBQ, Boba Taiwan, dan Patisserie Prancis, dr. Susan akhirnya memilih membangun brand sendiri—sepenuhnya, dengan visi yang jelas dan komitmen penuh pada kualitas serta arah brand.
Tanpa shareholder. Tanpa campur tangan eksternal. Hanya dukungan kedua anaknya, orangtua, adik-adiknya, sahabat dan orang terdekat yang terus meyakinkan bahwa bagaimanapun setiap hal bermula, pada akhirnya semua akan baik-baik saja.
“KAIA dibangun perlahan tapi pasti. Dengan Doa dan harapan yang tak putus, Saya ingin brand yang punya arah, jiwa, dan integritas,” ungkapnya.

Untuk Anak-Anak: Sebuah Janji yang Diwujudkan
KAIA lahir sebagai realisasi janji seorang ibu kepada kedua anaknya.
Saat dulu berinvestasi di franchise patisserie Prancis, dr. Susan pernah menyampaikan bahwa bisnis itu ia persembahkan untuk mereka. Namun karena banyak kendala, ia memutuskan membangun KAIA di Bali ini untuk merealisasikannya.
Ketika ide KAIA disampaikan kepada kedua anaknya yang sangat suka snacking dan dessert, mereka justru paling bersemangat—Karena itu KAIA fokus menghadirkan pastry dan roti yang dibuat dengan ragi alami serta dessert lezat yang tetap seimbang tanpa penggunaan pemanis berlebih supaya banyak anak-anak lain yang juga bisa menikmatinya
Dari Profesi Dokter ke Dunia Bakery
Meskipun berprofesi sebagai dokter, ketertarikannya akan hal baru menuntunnya masuk ke dunia F&B. Ia ingin menunjukkan bahwa perempuan dapat memulai sesuatu yang baru meski tidak memiliki latar belakang pendidikan di bidang tersebut.
“Saya ingin menjadi inspirasi. Tidak apa kalau kita tidak tahu banyak hal di awal. Yang penting kita tidak menyerah untuk terus belajar sampai pada akhirnya kita bisa dengan bangga berkata, I contributed more than I criticized,” ujarnya.
Mengapa Bali?
Pemilihan Bali sebagai rumah pertama KAIA berangkat dari kecintaan dr. Susan pada pulau ini.
“Bali menerima semua orang apa adanya,” tuturnya.
Baginya, Bali adalah tempat belajar menghargai alam, menerima perbedaan, merayakan syukur, dan melihat usaha kecil maupun besar hidup bersama dengan gaya masing-masing.
Nilai inilah yang ingin KAIA bawa dalam setiap produknya.
Tentang KAIA
KAIA adalah French-style bakery yang menghadirkan pastry, roti dan dessert dengan cita rasa Prancis yang lembut, seimbang, dan disiapkan secara freshly baked. KAIA membawa pengalaman bakery yang hangat, autentik, dan penuh cerita—sebuah persembahan tulus dari perjalanan seorang ibu untuk keluarganya dan untuk Bali.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”










































































