Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al-Fadiyah menggelar pertemuan strategis bersama orang tua siswa di Aula TKIT Al-Fadiyah, Selasa (17/12). Pertemuan ini mengusung tema “SDIT Al-Fadiyah 5.0: Sinergi, Mutu, dan Inovasi Digital” sebagai upaya memperkuat kolaborasi antara sekolah dan keluarga di era transformasi teknologi.
Kepala Sekolah SDIT Al-Fadiyah, Ustadz Rakhmat Machmud, menekankan bahwa konsep 5.0 bukan sekadar tentang kecanggihan alat, melainkan bagaimana manusia dan teknologi dapat berjalan selaras. Menurutnya, pendidikan masa kini menuntut harmonisasi antara kecerdasan digital dan kekuatan spiritual.
“Pendidikan bukan hanya soal bangku sekolah, tapi tentang bagaimana kita bersinergi menyiapkan generasi cerdas Al-Qur’an di era digital. Di era 5.0, digitalisasi mengharuskan manusia dan mesin berjalan sejalan, namun kendalinya tetap pada nilai-nilai kemanusiaan,” ujar Ustadz Rakhmat.
Dalam pemaparannya, beliau mengutip filosofi dari Surah Al-Hadid yang melambangkan kekuatan. Ia menegaskan bahwa Allah SWT menginginkan umat-Nya menjadi pribadi yang kuat, baik secara mental maupun intelektual. Kekuatan ini, lanjutnya, hanya bisa dicapai melalui “kesengajaan” dalam mendidik anak, bukan sekadar membiarkan mereka tumbuh tanpa arah yang jelas.
“Tanpa kerja sama, kita tidak bisa bersinergi. Orang tua harus memiliki kesengajaan dalam mendidik. Kita perlu memetakan bagian mana pada anak yang ingin diubah dan dibangun di rumah masing-masing, apakah itu aspek Iman, Akhlak, atau kebiasaan baiknya,” tambahnya.
Melalui pertemuan ini, SDIT Al-Fadiyah berharap tercipta keselarasan kurikulum sekolah dengan pola asuh di rumah. Inovasi digital yang diusung sekolah diharapkan mendapat dukungan penuh dari orang tua agar mutu pendidikan tetap terjaga di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”










































































