Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tetap berjalan di masa libur sekolah menuai kritik. Ketua PK KNPI Rancasari, Rama Guna Wibawa, menilai kebijakan tersebut perlu segera dievaluasi karena dinilai kurang efektif dan tidak selaras dengan kondisi peserta didik.
Menurut Rama, saat siswa memasuki masa libur, aktivitas belajar mengajar berhenti, sehingga keberlanjutan program MBG menjadi tidak relevan.
“Program ini seharusnya mengikuti ritme aktivitas siswa. Ketika sekolah libur, pelaksanaan MBG justru kehilangan konteks dan tujuan utamanya,” kata Rama saat dihubungi, Rabu.
Ia juga menyoroti potensi beban tambahan bagi orang tua dan peserta didik.
Dalam praktiknya, kebijakan tersebut dapat menimbulkan kebingungan di lapangan serta memaksa keluarga menyesuaikan diri dengan mekanisme program yang seharusnya dirancang untuk mendukung proses belajar di sekolah.
Lebih jauh, Rama mengingatkan agar program publik tidak terjebak pada pendekatan administratif semata.
“Jangan sampai muncul kesan bahwa program ini hanya berorientasi pada penyerapan anggaran, sementara kebermanfaatan nyatanya bagi masyarakat justru diabaikan,” ujarnya.
PK KNPI Rancasari mendorong pemerintah agar melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan MBG, khususnya di masa libur sekolah. Rama menegaskan, kebijakan publik harus adaptif, tepat sasaran, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
“Program yang baik bukan hanya berjalan di atas kertas, tetapi dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat,” kata dia.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”











































































