Turnamen bola voli antarorganisasi bertajuk IRENA Champions II Tahun 2025 resmi berakhir dengan rangkaian pertandingan final perebutan Juara I hingga Juara III yang berlangsung meriah di Kecamatan Sawangan. Ajang yang digagas oleh IRENA Cinangka ini menegaskan bahwa kegiatan kepemudaan yang kerap dipandang sebelah mata mampu menjelma menjadi perhelatan olahraga yang bernilai besar dan bermakna.
Pada kategori Perempuan, pertandingan perebutan Juara III mempertemukan IVBT VC melawan Tim Kelurahan Kedaung. Pertandingan berlangsung ketat sejak set awal, memperlihatkan kualitas permainan yang kompetitif. Melalui kerja sama tim yang solid dan penguasaan ritme permainan, Kelurahan Kedaung berhasil memastikan kemenangan dan meraih posisi Juara III.
Sementara itu, kategori Laki-laki pada laga perebutan Juara III menghadirkan duel antara Tim RIMA 06 dan Gang Enam Sawangan VC. Kedua tim tampil agresif dengan semangat juang tinggi. Namun, konsistensi permainan dan efektivitas serangan menjadikan RIMA 06 unggul dan pantas menyandang Juara III.
Sorotan utama pada kategori Perempuan tertuju pada laga final yang mempertemukan IRENA Cinangka dengan Kabut 05. Pertandingan ini menjadi simbol rivalitas sehat antarorganisasi. Dengan strategi permainan yang rapi dan ketenangan dalam menghadapi tekanan, Kabut 05 berhasil keluar sebagai Juara I, sementara IRENA Cinangka menempati posisi Juara II dengan performa yang patut diapresiasi.

Pada kategori Laki-laki, final mempertemukan Tim IRENA Cinangka melawan IVBT VC. Laga berlangsung penuh tensi dan adu taktik. IVBT VC menunjukkan dominasi permainan yang konsisten hingga akhir pertandingan dan resmi dinobatkan sebagai Juara I, sedangkan IRENA Cinangka harus puas di posisi Juara II.
Di luar hasil pertandingan, hal yang paling menyita perhatian publik adalah tingginya antusiasme masyarakat. Sebanyak 3.800 kupon penonton tercatat ludes terjual, menghadirkan lautan penonton yang memadati arena pertandingan. Fakta ini membantah anggapan bahwa turnamen antarorganisasi tidak memiliki daya tarik luas.

Kehadiran ribuan penonton tersebut membuktikan bahwa olahraga masih menjadi ruang pemersatu masyarakat. Turnamen ini tidak hanya menyajikan kompetisi, tetapi juga menjadi sarana hiburan sehat, edukatif, serta wadah interaksi sosial yang memperkuat solidaritas antarwarga Kecamatan Sawangan.
IRONISNYA, turnamen yang semula disebut sebagai kegiatan kecil justru mencatatkan sejarah baru. IRENA Champions II 2025 kini dikenang sebagai salah satu ajang bola voli dengan skala dan atensi terbesar yang pernah terselenggara di wilayah tersebut, melampaui ekspektasi banyak pihak.
Melalui penyelenggaraan yang tertib dan partisipasi aktif berbagai organisasi, turnamen ini menjadi contoh nyata bagaimana kepemudaan mampu berperan strategis dalam membangun citra positif lingkungan. Nilai sportivitas, kerja sama, dan disiplin menjadi pelajaran penting yang tercermin sepanjang kompetisi.
Pada akhirnya, IRENA Champions II Tahun 2025 bukan sekadar penutup kalender olahraga, melainkan penanda bahwa potensi besar sering kali lahir dari inisiatif sederhana. Turnamen ini menjadi pengingat bahwa ketika niat baik dipadukan dengan kerja kolektif, hasilnya mampu mengubah anggapan menjadi pengakuan dan mencetak sejarah bagi Kecamatan Sawangan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































