Tim Kabut 05 (Kategori Perempuan) kembali menegaskan dominasinya sebagai juara dalam turnamen bola voli yang digelar di Kelurahan Cinangka. Pada ajang IRENA Champions II Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh IRENA Cinangka, Kabut 05 berhasil mempertahankan reputasi sebagai tim tangguh yang tidak hanya kuat secara teknik, tetapi juga matang secara mental, meski tampil di bawah tekanan sebagai tim tamu.
Final kategori perempuan berlangsung di hadapan 3.800 penonton yang memadati arena pertandingan. Menariknya, antusiasme penonton tidak hanya datang dari warga Kelurahan Cinangka, tetapi juga dari berbagai wilayah di luar kelurahan. Sorak-sorai penonton yang begitu masif justru menjadi ujian mental tersendiri, yang mampu dijawab Kabut 05 dengan permainan disiplin, komunikasi aktif di lapangan, serta keberanian mengambil risiko.
Di tengah tekanan sebagai tim non-tuan rumah, Kabut 05 tampil penuh percaya diri. Komunikasi antar pemain terlihat jelas, bahkan suara instruksi dan motivasi terdengar lantang di tengah riuh penonton. Mental bertanding inilah yang menjadi pembeda utama, sekaligus faktor penentu kemenangan Kabut 05 atas IRENA Cinangka yang harus puas di posisi Juara II.

Ketua RW 05, Ibu Nuriyah, menyampaikan apresiasi dan motivasi kepada tim Kabut 05 atas capaian yang diraih. “Saya bangga dengan perjuangan anak-anak RW 05. Kalian membuktikan bahwa keberanian, kekompakan, dan mental yang kuat bisa membawa hasil terbaik. Kemenangan ini bukan hanya soal piala, tetapi soal karakter,” ujarnya. Ia juga memberikan apresiasi kepada IRENA Cinangka sebagai tuan rumah yang ramah dan sukses menyelenggarakan turnamen dengan tertib dan meriah.
Lebih lanjut, Ibu Nuriyah menambahkan bahwa turnamen yang awalnya dipandang sederhana justru mampu menyedot perhatian masyarakat luas. “Ini bukti bahwa niat baik dan kerja keras IRENA Cinangka mampu menghadirkan kegiatan positif yang menyatukan warga. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi kebanggaan bersama,” tuturnya.

Sikap sportif juga ditunjukkan oleh pemain IRENA Cinangka yaitu Wiwit (Kategori Perempuan) yang meraih Juara II. Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa kekalahan bukan akhir dari segalanya. “Kami tidak patah semangat. Justru ini menjadi pelajaran berharga untuk terus berbenah. Selamat kepada Kabut 05 atas kemenangan yang layak diraih. Semoga kami bisa kembali lebih kuat di kesempatan berikutnya,” ungkapnya dengan penuh ketegaran.

Dari kubu Kabut 05, Naila Raina, yang dikenal sebagai motor permainan sekaligus andalan smash keras, mengakui bahwa tekanan penonton tuan rumah menjadi tantangan tersendiri. “Bermain di hadapan ribuan penonton bukan hal mudah, tapi kami saling menguatkan. Fokus kami hanya satu, bermain maksimal dan saling percaya,” ujarnya. Ia juga menyampaikan motivasi untuk timnya agar tetap rendah hati, serta memberikan dukungan kepada IRENA Cinangka agar terus berkembang.
Pelatih IRENA Cinangka, Agus Supardi, turut memberikan refleksi atas jalannya pertandingan. Ia mengakui bahwa faktor mental menjadi pembeda utama. “Secara teknik, anak-anak kami sudah berjuang maksimal. Namun hari ini, mental Kabut 05 menjawab tantangan di lapangan. Saya mengucapkan selamat kepada Kabut 05, dan saya bangga dengan perjuangan tim IRENA Cinangka yang tetap menjunjung sportivitas,” tuturnya.
Kemenangan Kabut 05 di IRENA Champions II 2025 menjadi bukti bahwa dalam olahraga, mental dan karakter sering kali berbicara lebih lantang daripada status tuan rumah. Turnamen yang digagas IRENA Cinangka ini pun mencatatkan sejarah tersendiri, membuktikan bahwa ajang yang dianggap kecil nyatanya mampu melahirkan pertandingan besar, penuh makna, dan sarat pelajaran bagi dunia olahraga di Kecamatan Sawangan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































