Banda Naira, INFO_PAS – Suasana khusyuk menyelimuti Gereja Ebenhaezer Lapas Bandanaira pada Rabu (31/12), saat puluhan Warga Binaan Nasrani bersama petugas larut dalam kegiatan Doa Bersama Akhir Tahun. Momentum ini menjadi wujud rasa syukur atas perjalanan tahun 2025 sekaligus doa dan harapan terbaik menyongsong tahun 2026.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Lapas Bandanaira, Amier Azan, menegaskan pentingnya refleksi akhir tahun sebagai bagian dari proses pembinaan. Ia juga mengajak para Warga Binaan, untuk menjadikan momentum pergantian tahun sebagai sarana introspeksi diri, dan penguatan tekad untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik.
”Doa bersama dan refleksi akhir tahun ini menjadi momentum bagi Warga Binaan untuk mengevaluasi diri, memperbaiki sikap, serta memperkuat keimanan sebagai bekal menjalani kehidupan yang lebih baik ke depan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembinaan spiritual merupakan fondasi penting dalam membentuk perubahan perilaku Warga Binaan secara berkelanjutan. Ia berharap, seluruh Warga Binaan dapat memaknai masa pembinaan sebagai bekal berharga, untuk kembali ke tengah masyarakat dengan sikap taat hukum, berintegritas, dan bertanggung jawab.
Staf Subseksi pembinaan, Dean Chennjiro Vernandito Pattiruhu, menekankan bahwa kegiatan keagamaan rutin terus diupayakan agar Warga Binaan memiliki ruang pembinaan rohani yang konsisten.
”Kami berusaha memastikan kegiatan berjalan khusyuk dan tertib, sehingga pesan refleksi dan nilai ibadah benar-benar dapat dirasakan,” jelasnya.
Salah satu Warga Binaan, Dedi, turut menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
”Melalui doa dan refleksi ini, kami merasa lebih tenang dan termotivasi untuk memperbaiki diri. Ini menjadi pengingat bagi kami untuk menjalani tahun yang akan datang dengan sikap yang lebih baik,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Bandanaira berharap pembinaan spiritual dapat terus menumbuhkan kesadaran diri, memperkuat mental dan keimanan Warga Binaan, serta mendukung terciptanya lingkungan Pemasyarakatan yang kondusif, religius, dan humanis. (Humas/LT)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”







































































