PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) meresmikan kantor pusat baru yang berlokasi di Tamansari Hive Office, Jakarta Timur, Selasa (6/1/2026). Perpindahan ini menandai langkah strategis perseroan dalam melakukan efisiensi biaya operasional melalui pemanfaatan aset mandiri.
Mengusung tema “New Space, New Energy, New Hope”, peresmian kantor yang menempati lantai 3 dan 5 gedung tersebut dilakukan secara hibrida. Manajemen menegaskan bahwa relokasi ini bukan sekadar penyegaran suasana kerja, melainkan bagian integral dari transformasi bisnis perusahaan di tengah tantangan ekonomi.
Sekretaris Perusahaan WIKA Beton, Yushadi, menjelaskan bahwa esensi utama dari perpindahan ini adalah optimalisasi aset untuk efisiensi. Lantai seluas kurang lebih 2.100 meter persegi yang kini ditempati sebagai kantor pusat merupakan aset properti milik WIKA Beton sendiri.
“Transformasi yang dilakukan tidak hanya soal mengubah cara produksi atau suasana baru dengan berpindah kantor. Lebih dari itu, kami melakukan efisiensi signifikan,” ujar Yushadi seusai acara peresmian.
Sebelumnya, area tersebut disewakan kepada pihak eksternal, termasuk PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Namun, seiring dengan berakhirnya masa sewa dan kondisi pasar pascapandemi yang membuat tingkat okupansi perkantoran berfluktuasi, manajemen memutuskan untuk memanfaatkannya sebagai kantor pusat guna menghilangkan komponen biaya sewa kantor.
“Jangan sampai terjadi beban biaya ganda (double cost). Akhirnya kami putuskan memanfaatkan lantai 3 dan 5 sebagai kantor baru. Judul utamanya adalah efisiensi,” tegas Yushadi.
Komitmen penghematan anggaran juga tercermin dari penggunaan interior kantor. Yushadi mengungkapkan bahwa mayoritas furnitur di kantor baru merupakan inventaris dari kantor lama yang direvitalisasi. Anggaran belanja modal hanya dialokasikan untuk renovasi interior esensial, seperti penyekatan ruang kerja.
Etalase Produk Unggulan
Selain aspek efisiensi, Gedung Tamansari Hive Office sendiri merepresentasikan keunggulan teknologi konstruksi WIKA Beton sebagai bagian dari ekossistem Danantara. Struktur gedung ini dibangun menggunakan material beton pracetak (precast) produksi perseroan, termasuk penggunaan hollow core slab untuk pelat lantai.
Teknologi ini dipadukan dengan kolom beton pracetak yang memiliki sambungan rekayasa teknik standar keselamatan tinggi. Metode ini memungkinkan konstruksi tanpa perancah (scaffolding) yang mempercepat durasi pengerjaan proyek sekaligus menekan biaya konstruksi.
Direktur Utama WIKA Beton, Kuntjara, dalam sambutannya menekankan bahwa kantor baru ini diharapkan menjadi katalisator kinerja positif perseroan.
“Perpindahan kantor bukan sekadar perubahan lokasi, melainkan langkah nyata dalam mendorong transformasi bisnis, mempererat kolaborasi, serta menumbuhkan semangat baru untuk menghadapi tantangan industri konstruksi nasional ke depan,” ujar Kuntjara.
Melalui semangat “New Energy” dan “New Hope”, manajemen berharap efisiensi yang tercipta dari relokasi ini dapat memperkuat fundamental keuangan perusahaan di tahun buku 2026.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”










































































