Siaran Berita, Tuban, (25/1/2026) – Gelombang kewirausahaan usia muda kian terasa nyata pada lanskap pendidikan menengah, ketika semangat mandiri tak lagi menunggu kelulusan atau gelar akademik. Ruang belajar kini tidak hanya hadir lewat buku dan ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman mengelola usaha, menghadapi konsumen, serta belajar bertanggung jawab atas pilihan sendiri. Fenomena tersebut tercermin dari sosok pelajar yang menjadikan masa SMA sebagai titik tolak membangun kemandirian ekonomi, sekaligus membentuk karakter sejak dini.
Sintia Silvi Junita adalah siswi kelas 12 SMA asal Tuban yang dikenal sebagai pelajar muda dengan ketertarikan kuat pada dunia wirausaha. Mengenal aktivitas usaha sejak usia sekolah dasar, Sintia mulai menekuni bidang tersebut secara lebih serius ketika memasuki usia 17 tahun. Ketertarikan tersebut lahir dari hobi yang berkembang menjadi kebutuhan untuk mandiri secara finansial, sekaligus dorongan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan pribadi melalui usaha sendiri. Sintia membangun citra diri sebagai pelajar yang konsisten, berani memulai lebih awal, serta terbuka pada proses belajar dari pengalaman nyata, menjadikan namanya lekat dengan semangat wirausaha pelajar muda.
Personal branding yang dibangun Sintia berangkat dari nilai kemandirian dan keberanian mencoba. Baginya, usia muda bukan alasan untuk menunda, melainkan momentum untuk belajar sebanyak mungkin melalui praktik langsung. Konsistensi menjadi fondasi utama, baik ketika menghadapi hasil yang menggembirakan maupun saat harus berhadapan dengan tantangan. Pola pikir tersebut membentuk karakter pelajar yang tidak hanya fokus pada capaian akademik, tetapi juga memiliki kesiapan mental menghadapi dunia nyata.

Aktivitas wirausaha Sintia berkembang melalui beberapa lini usaha yang dijalankan bersamaan selama masa SMA. Penjualan pakaian menjadi pintu awal yang dijalani melalui sistem live dan Car Free Day di kawasan GOR Tuban dengan brand Ciaesttire. Selain itu, Sintia juga mengelola usaha sewa pakaian dengan nama Arabelle.Wardrobe, serta merambah bidang jasa rias wajah. Langkah ekspansi terus dirancang, salah satunya melalui rencana pembukaan usaha minuman es musiman bertajuk Coquette.Ice yang direncanakan beroperasi pada bulan Ramadan. Ragam usaha tersebut memperlihatkan kemampuan adaptasi dan keberanian membaca peluang pasar sejak usia sekolah.
Pengalaman mengelola usaha memberikan pembelajaran langsung mengenai dunia kerja yang tidak selalu berjalan mulus. Sintia berhadapan dengan tanggung jawab pengelolaan waktu, komunikasi dengan pelanggan, hingga pengambilan keputusan mandiri. Setiap proses menjadi ruang belajar yang membentuk kedewasaan berpikir, jauh melampaui teori yang diperoleh di ruang kelas. Aktivitas usaha tersebut juga memperkuat pemahaman mengenai disiplin, perencanaan, serta ketahanan mental.

Tantangan terbesar yang dihadapi Sintia hadir pada upaya menyeimbangkan tuntutan akademik dengan aktivitas wirausaha. Beban tugas sekolah yang padat menuntut kemampuan manajemen waktu yang ketat dan pengaturan prioritas yang matang. Situasi tersebut melatih kedisiplinan sekaligus mengasah konsistensi, agar peran sebagai pelajar tetap berjalan seiring dengan tanggung jawab sebagai pelaku usaha. Dari proses inilah tumbuh kemampuan mengelola tekanan dan menjaga komitmen jangka panjang.
Nilai pembelajaran yang diperoleh Sintia tidak berhenti pada aspek finansial semata. Proses wirausaha melatih kesabaran, kekuatan mental, serta kemampuan mengevaluasi kinerja, termasuk ketika berhadapan dengan pengelolaan karyawan. Pengalaman tersebut membentuk pola pikir yang lebih matang dalam mengambil keputusan serta membangun kepekaan sosial terhadap lingkungan sekitar. Setiap tantangan menjadi bagian dari proses pembentukan karakter dan kepemimpinan personal.
Pandangan ke depan Sintia bertumpu pada keyakinan bahwa wirausaha bukan hanya sarana mencari keuntungan pribadi, melainkan jalan untuk menciptakan manfaat yang lebih luas. Pengalaman sejak SMA dijadikan bekal untuk terus berkembang dan membuka peluang kerja bagi orang lain. Kepuasan terbesar, menurut Sintia, hadir ketika usaha yang dijalani mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Melalui konsistensi dan keberanian memulai sejak muda, Sintia Silvi Junita menempatkan dirinya sebagai representasi pelajar yang membangun masa depan melalui kemandirian dan kerja nyata.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”







































































