Garut, 28 Januari 2026 – Semangat belajar dan tekad untuk berprestasi terus ditunjukkan oleh Madrasah Ibtidaiyah Swasta Ar Raudhotun Nur melalui keikutsertaannya dalam ONLIMPIADE ORBIT 2026 Piala Hasri Ainun Habibie. Kompetisi akademik bergengsi berskala nasional ini menjadi ruang strategis bagi peserta didik untuk menguji kemampuan, memperluas wawasan, serta membangun mental juara di tengah persaingan sehat antarpelajar dari seluruh penjuru Indonesia.
ONLIMPIADE ORBIT 2026 merupakan kompetisi mata pelajaran nasional yang diikuti oleh siswa jenjang SD dan MI, SMP dan MTs, serta SMA dan SMK atau MA sederajat. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan sepenuhnya secara daring sehingga membuka kesempatan yang sama bagi pelajar dari Sabang hingga Merauke untuk ambil bagian tanpa terhalang jarak dan keterbatasan geografis.
Keikutsertaan MIS Ar Raudhotun Nur dalam ajang ini tidak hanya menjadi bukti komitmen madrasah dalam meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga mencerminkan kesiapan madrasah dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan sistem pembelajaran digital. Madrasah hadir bukan hanya sebagai lembaga pendidikan berbasis nilai keagamaan, tetapi juga sebagai ruang tumbuhnya prestasi akademik yang kompetitif.
Insan Faisal Ibrahim S Pd selaku penanggung jawab kegiatan menyampaikan bahwa kehadiran ONLIMPIADE ORBIT 2026 Piala Hasri Ainun Habibie memberikan manfaat besar bagi madrasah maupun peserta didik. Insan menilai kompetisi ini menjadi wadah pembelajaran yang sangat relevan dengan tantangan pendidikan masa kini. “ONLIMPIADE ORBIT 2026 sangat bermanfaat bagi madrasah dan peserta didik. Melalui ajang ini, siswa dilatih untuk percaya diri, jujur, dan mandiri dalam mengerjakan soal, sekaligus mengukur kemampuan akademik mereka di tingkat nasional,” ungkap Insan Faisal Ibrahim.
Menurutnya, kompetisi yang diikuti oleh pelajar dari seluruh Indonesia ini membuka cakrawala berpikir peserta didik bahwa mereka bukan hanya bersaing dengan teman sekelas atau satu daerah, tetapi dengan pelajar dari Sabang sampai Merauke. “Ini pengalaman yang luar biasa bagi anak anak. Mereka bisa merasakan atmosfer kompetisi nasional tanpa harus meninggalkan daerahnya. Dari sini tumbuh kesadaran bahwa setiap anak punya peluang yang sama untuk berprestasi,” lanjutnya.
Lebih jauh, Insan menegaskan bahwa ONLIMPIADE ORBIT 2026 juga menjadi sarana evaluasi pembelajaran yang objektif bagi madrasah. Hasil yang diperoleh peserta didik dapat menjadi cermin bagi guru dalam memperbaiki dan meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. “Bagi kami di madrasah, hasil kompetisi ini bukan semata soal juara, tetapi menjadi bahan refleksi untuk terus berbenah. Kami ingin memastikan bahwa pembelajaran di kelas benar benar memberi bekal yang kuat bagi siswa,” jelasnya.
Antusiasme peserta didik MIS Ar Raudhotun Nur terlihat sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan lomba. Mereka mengikuti bimbingan belajar dengan penuh semangat, belajar mengatur waktu, serta membangun sikap pantang menyerah. Proses tersebut tidak hanya mengasah kemampuan kognitif, tetapi juga menanamkan nilai karakter seperti disiplin, tanggung jawab, dan sportivitas.
Nama besar Hasri Ainun Habibie yang diabadikan dalam piala kompetisi ini turut menjadi sumber inspirasi. Sosok beliau dikenal sebagai figur yang menjunjung tinggi pendidikan, ketekunan, dan pengabdian kepada bangsa. “Nama Hasri Ainun Habibie menjadi teladan bagi kami semua. Kami ingin peserta didik meneladani semangat beliau dalam mencintai ilmu pengetahuan dan terus belajar untuk memberi manfaat bagi bangsa,” ujar Insan.
Melalui keikutsertaan dalam ONLIMPIADE ORBIT 2026 Piala Hasri Ainun Habibie, MIS Ar Raudhotun Nur menegaskan komitmennya untuk terus mendorong budaya prestasi di lingkungan madrasah. Ajang ini menjadi bukti bahwa madrasah mampu melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional.
Ke depan, MIS Ar Raudhotun Nur bertekad untuk terus memberikan ruang dan dukungan bagi peserta didik agar berani mengikuti berbagai kompetisi positif sebagai bagian dari ikhtiar membangun pendidikan yang inklusif, adaptif, dan inspiratif. Dengan semangat kebersamaan, madrasah optimistis dapat terus mencetak generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































