Bantul (MAN 4 Bantul) — Setelah rangkaian shalat dhuha dan mujahadah berlangsung dengan khusyuk, suasana mushala MAN 4 Bantul pada Jumat (30/01/2026) tetap terjaga hening. Di hadapan seluruh siswa kelas XII, Kepala MAN 4 Bantul, Syaefulani, memberikan pengarahan dan penguatan yang sarat makna. Momen ini menjadi penutup rangkaian kegiatan spiritual pagi itu, sekaligus ruang refleksi bagi para siswa yang tengah bersiap melangkah menuju fase penting dalam kehidupan akademik dan masa depan mereka.
Dalam arahannya, Syaefulani menekankan pentingnya meluruskan niat dalam menuntut ilmu. Ia mengajak siswa kelas XII untuk kembali menata tujuan belajar, tidak semata mengejar nilai atau status, tetapi menjadikan ilmu sebagai jalan ibadah dan pengabdian. Menurutnya, kelanjutan studi ke perguruan tinggi harus dibangun di atas niat yang benar agar setiap proses yang dilalui bernilai dan membawa keberkahan.
Pengarahan tersebut disampaikan dengan bahasa yang sederhana namun mengena. Para siswa tampak menyimak dengan penuh perhatian, terlebih karena pesan yang disampaikan sangat relevan dengan kondisi mereka yang akan segera menghadapi ujian akhir, seleksi masuk perguruan tinggi, serta berbagai pilihan hidup ke depan. Guru-guru pendamping yang hadir turut menyimak, memperkuat sinergi antara pendidik dan peserta didik dalam membangun karakter dan mental siswa.
Syaefulani dalam keterangannya menyampaikan, “Anak-anakku kelas XII, luruskan niat sejak sekarang. Belajar dan melanjutkan ke perguruan tinggi bukan hanya untuk mengejar gelar, tetapi untuk mencari ridha Allah dan mempersiapkan diri agar kelak menjadi pribadi yang bermanfaat bagi umat dan bangsa.” Ia juga menambahkan bahwa kesungguhan, doa, dan adab harus berjalan seiring dengan usaha akademik.
Kegiatan pengarahan ini menjadi pengingat bahwa MAN 4 Bantul tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pembinaan spiritual dan karakter. Melalui penguatan langsung dari kepala madrasah, diharapkan siswa kelas XII memiliki bekal mental, spiritual, dan niat yang kokoh dalam menapaki jenjang pendidikan berikutnya. (lel)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































