Bantul (MAN 4 Bantul) — Jumat (30/01/2026) pagi, Pendopo Catur Pradipa MAN 4 Bantul menghadirkan suasana yang khas. Bukan riuh oleh suara lantang, melainkan hiruk sunyi yang dipenuhi lantunan ayat suci Al-Qur’an. Sejak pagi, para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan tahfidz pagi dengan agenda murajaah dan saling menyimak hafalan sebelum disetorkan kepada guru pendamping.
Di berbagai sudut pendopo, siswa terlihat tenggelam dalam mushaf masing-masing. Ada yang fokus murajaah Juz 30, sebagian mengulang hafalan Juz 29, dan tak sedikit pula yang dengan penuh kesungguhan menyempurnakan hafalan Juz 1. Aktivitas berjalan serempak namun tertib. Beberapa siswa memilih murajaah secara mandiri, sementara yang lain duduk berpasangan atau berkelompok kecil, saling menyimak dan mengingatkan ketika ada ayat yang terlewat atau kurang tepat.
Kesibukan itu memancarkan semangat yang sama: menjaga hafalan agar tetap kuat dan siap disetorkan. Raut wajah serius berpadu dengan sesekali senyum ketika hafalan mengalir lancar. Suasana ini mencerminkan budaya belajar Al-Qur’an yang tumbuh alami, bukan karena paksaan, tetapi lahir dari kesadaran dan kemauan siswa sendiri.
Kegiatan tahfidz pagi ini merupakan salah satu bentuk nyata perhatian MAN 4 Bantul terhadap penguatan program tahfidz. Madrasah memberikan ruang, waktu, serta fasilitas yang memadai bagi siswa yang memiliki minat dan komitmen dalam menghafal Al-Qur’an. Pendopo Catur Pradipa pun dimanfaatkan sebagai ruang yang nyaman dan kondusif untuk kegiatan murajaah bersama.
Pembimbing tahfidz MAN 4 Bantul, Bisyri Mustafa, menyampaikan apresiasinya terhadap semangat para siswa. “Tahfidz tidak hanya soal menambah hafalan, tetapi menjaga dan menguatkannya. Melalui murajaah bersama seperti ini, anak-anak belajar disiplin, saling mengingatkan, dan menumbuhkan kecintaan pada Al-Qur’an,” ujarnya. Ia berharap kegiatan ini dapat terus konsisten sehingga menjadi bagian dari karakter religius siswa.
Melalui tahfidz pagi, MAN 4 Bantul terus menanamkan nilai kesungguhan, kebersamaan, dan cinta Al-Qur’an sebagai bekal penting bagi siswa, baik di madrasah maupun dalam kehidupan mereka ke depan. (lel)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































