CIAMIS, [24/06/2026] – Dalam upaya menjaga kelestarian sumber daya hutan dan memastikan kelancaran operasional produksi, Administratur/KKPH Ciamis, Tofik Hidayat, melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ciamis pada hari Rabu (24/06/2026). Kunjungan ini berfokus pada evaluasi produksi getah pinus dan penguatan keamanan hutan di wilayah yang strategis tersebut.
Wilayah BKPH Ciamis dikenal memiliki potensi besar dalam produksi hasil hutan bukan kayu, khususnya getah pinus, yang mendominasi komoditas di area ini. Didampingi oleh jajaran Polisi Hutan (Polhut) KPH Ciamis, Tofik Hidayat turun langsung ke lapangan untuk meninjau kegiatan penyadapan. Tujuan utamanya adalah memastikan bahwa seluruh proses produksi getah pinus berjalan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan aturan yang berlaku di Perhutani KPH Ciamis.
“Produksi getah pinus adalah salah satu pilar pendapatan bagi KPH Ciamis, namun dalam pelaksanaannya, kaidah kelestarian hutan harus tetap menjadi prioritas utama,” tegas Tofik. “Kami memastikan penyadapan dilakukan secara legal dan tidak merusak pohon, sesuai ketentuan teknis.“
Selain fokus pada produksi, kunjungan kerja ini juga diisi dengan kegiatan patroli gabungan untuk mengantisipasi Gangguan Keamanan Hutan (Gukamhut). Patroli ini dilakukan secara preventif dan pre-emtif. Selain perondaan rutin oleh anggota Polhut, pihak Perhutani juga memperkuat pengawasan dengan memasang plang himbauan dan larangan di titik-titik strategis. Langkah ini diambil untuk memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar hutan serta menegaskan konsekuensi hukum bagi pihak-pihak yang melakukan pelanggaran seperti pencurian pohon, perambahan, maupun aktivitas ilegal lainnya.

Masalah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) juga menjadi perhatian serius dalam kunjungan ini. Tofik Hidayat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melakukan peninjauan ke lokasi-lokasi yang dianggap rawan terjadi kebakaran hutan, terutama di wilayah yang didominasi oleh tanaman pinus yang rentan serta area rimba campur. Peninjauan ini bertujuan untuk memetakan risiko dan merancang langkah-langkah mitigasi yang lebih efektif, termasuk pelibatan masyarakat dalam upaya pencegahan dini Karhutla.
Dengan pelaksanaan kunjungan kerja yang komprehensif ini, Perhutani KPH Ciamis berkomitmen untuk terus menjaga keseimbangan antara pemanfaatan hasil hutan untuk ekonomi dengan kelestarian ekosistem hutan itu sendiri, demi keberlangsungan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat di masa depan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer









































































