Gresik, 12 Juli 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat melalui pemasangan filter air payau di RT 03 Desa Pegundan, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kelompok R10 Sub Kelompok 3 yang dipimpin oleh Aldakka Chero Sembada bersama Siti Aisah, Adrian Maulana, dan Jessicka Amelia Joyta dengan pendampingan Dosen Pembimbing Lapangan Rahman Hakim, S.T., M.Ars.L., IALI.
Program tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap permasalahan kualitas air yang masih dihadapi masyarakat setempat. Filter yang dipasang berupa kantung penyaring berbahan kain yang dipasang langsung pada keran air. Di dalamnya terdapat media penyaring berupa zeolit dan karbon aktif yang berfungsi membantu mengurangi kotoran, bau, serta kandungan zat pencemar pada air payau. Melalui proses penyaringan bertahap, air diharapkan menjadi lebih jernih, bersih, dan nyaman digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, meskipun kandungan mineral alami pada air tidak sepenuhnya dihilangkan. Teknologi sederhana seperti ini telah banyak dimanfaatkan di wilayah pesisir sebagai salah satu alternatif penyediaan air bersih rumah tangga.
Pelaksanaan program diawali dengan survei lapangan pada Rabu, 17 Juni 2026 bersama Sekretaris Desa Pegundan, Bapak Ainul Yakin. Berdasarkan hasil observasi dan diskusi, diketahui bahwa sebagian warga RT 03 masih memanfaatkan air sumur yang berbau tidak sedap serta mengandung kadar besi yang cukup tinggi. Kondisi tersebut dinilai kurang layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan, terutama pada kulit.
Sebagai tindak lanjut atas temuan tersebut, pada Selasa, 7 Juli 2026 Kelompok R10 melakukan koordinasi dengan mitra kegiatan, Bapak Sunawi, guna menyusun rencana pemasangan filter air payau di rumah-rumah warga. Koordinasi ini dilakukan agar proses pelaksanaan dapat berjalan secara efektif serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Pemasangan filter dilaksanakan pada Kamis, 9 Juli 2026 secara door to door di setiap rumah warga RT 03. Mahasiswa memasang filter berbahan kain yang dilengkapi media zeolit dan karbon aktif pada keran air milik warga. Selain melakukan pemasangan, tim KKN juga memberikan penjelasan mengenai fungsi, cara kerja, serta perawatan alat sehingga masyarakat dapat memanfaatkannya secara optimal dan berkelanjutan.
Melalui penerapan teknologi sederhana ini, masyarakat diharapkan memperoleh akses terhadap air yang lebih bersih, layak, dan aman untuk digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Penggunaan filter air payau juga diharapkan mampu mengurangi bau, menyaring kotoran, serta meminimalkan kandungan zat pencemar sehingga kualitas air menjadi lebih baik.
Selain memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat, teknologi ini juga menawarkan solusi yang praktis dan ekonomis, khususnya bagi daerah pesisir yang memiliki keterbatasan sumber air tawar. Dalam jangka panjang, penerapan filter air payau berpotensi meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mengurangi ketergantungan terhadap pasokan air dari luar daerah, serta mendukung pengelolaan sumber daya air yang lebih berkelanjutan. Dengan demikian, program kerja yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN UNTAG Surabaya ini menjadi salah satu upaya nyata dalam meningkatkan akses air bersih sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat Desa Pegundan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer










































































