Sleman – Tidak semua momen terbaik selalu tertulis dalam rencana. Itulah yang dirasakan para delegasi IYEN National Young Leaders Chapter 1 Yogyakarta saat mengunjungi Rejofarm, Rejodani, Sleman, Selasa (4/8/2026). Di tempat yang dikenal dengan konsep pertanian terpadu ini, para peserta belajar tentang pertanian berkelanjutan, peternakan, hingga budidaya maggot. Namun, di antara semua materi yang dipelajari, justru momen bersama maggot yang menjadi cerita paling ramai dan paling sering diulang sepanjang perjalanan IYEN.
Kunjungan ke Rejofarm diawali dengan pengenalan konsep integrated farming, mulai dari budidaya melon, peternakan lele dan ayam, hingga pengelolaan maggot sebagai bagian dari sistem pertanian yang ramah lingkungan. Para delegasi diajak melihat langsung proses budidaya serta mendengarkan penjelasan mengenai manfaat maggot dalam mengolah limbah organik dan mendukung keberlanjutan sektor pertanian. Bagi banyak peserta, pengalaman ini menjadi pengetahuan baru yang belum pernah mereka temui sebelumnya.
Suasana berubah semakin cair ketika rombongan memasuki area budidaya maggot. Reaksi para delegasi benar-benar beragam. Ada yang berani mendekat, ada yang memilih berdiri di barisan paling belakang, ada yang sibuk merekam ekspresi teman-temannya, dan ada pula yang tidak berhenti tertawa melihat reaksi satu sama lain. Candaan spontan, komentar lucu, dan saling menggoda membuat area maggot mendadak menjadi lokasi paling ramai di Rejofarm. Momen inilah yang kemudian oleh para delegasi sering disebut sebagai salah satu “IYEN core memory”, kenangan sederhana yang tidak direncanakan tetapi justru paling membekas.

Bagi Suci Ambar Wati, guru Sejarah MAN 1 Yogyakarta, pengalaman di Rejofarm menunjukkan bahwa pembelajaran terbaik sering lahir dari pengalaman langsung. “Yang paling saya ingat bukan hanya tentang maggotnya, tetapi bagaimana semua orang bisa belajar sambil tertawa bersama. Di situ terasa sekali bahwa kebersamaan membuat proses belajar menjadi lebih hidup dan menyenangkan,” ujarnya.
Selain mengunjungi area maggot, para delegasi juga berkeliling melihat greenhouse melon, mencicipi melon yang bagi para delegasi adalah jenis melon terenak yang pernah mereka coba, serta mengamati aktivitas peternakan di Rejofarm. Kegiatan tersebut memperkaya wawasan peserta tentang inovasi pertanian sekaligus membuka ruang diskusi tentang potensi pengembangan sektor pertanian di daerah masing-masing.
Kunjungan ke Rejofarm akhirnya menjadi salah satu potongan cerita yang paling berwarna dalam rangkaian IYEN National Young Leaders Chapter 1 Yogyakarta. Dari maggot, melon, kolam lele, kandang ayam, hingga tawa yang tidak berhenti sepanjang kunjungan, para delegasi membawa pulang lebih dari sekadar pengetahuan. Mereka membawa pulang persahabatan, kebersamaan, dan cerita-cerita yang mungkin memang tidak pernah terbayangkan sebelumnya, tetapi akan selalu masuk dalam ingatan. (saw)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer







































































