Bantul (MAN 4 Bantul) — Komitmen MAN 4 Bantul dalam menumbuhkan budaya peduli lingkungan terus diperkuat melalui gerakan nyata dari para siswa. Tim Adiwiyata MAN 4 Bantul yang berasal dari kalangan siswa kelas XI melaksanakan sosialisasi ke setiap ruang kelas untuk menyampaikan berbagai program Adiwiyata. Kegiatan ini dilakukan secara bergilir dengan mendatangi kelas-kelas dan berinteraksi langsung dengan para siswa.
Dalam sosialisasi tersebut, tim Adiwiyata siswa menyampaikan sejumlah program utama, di antaranya larangan penggunaan wadah sekali pakai di lingkungan madrasah. Para siswa juga diajak untuk membiasakan diri membawa tumbler sebagai tempat minum serta tempat makan pribadi guna mengurangi sampah plastik. Selain itu, disampaikan pula program penggalakan poster Adiwiyata sebagai media edukasi visual yang mengingatkan warga madrasah akan pentingnya menjaga lingkungan.
Tidak kalah penting, tim Adiwiyata juga mensosialisasikan program kelas bersih. Program ini menekankan tanggung jawab bersama seluruh siswa dalam menjaga kebersihan ruang kelas, mulai dari pengelolaan sampah, kebersihan lantai dan meja, hingga penataan kelas yang rapi dan nyaman. Kelas bersih diharapkan menjadi cerminan karakter disiplin serta kepedulian siswa terhadap lingkungan sekitar.
Saat ditemui di kelas X E5, tim Adiwiyata siswa tampak mantap dan percaya diri dalam menyampaikan materi sosialisasi. Suasana kelas berlangsung interaktif, dengan siswa menyimak serius dan merespons ajakan yang disampaikan. Pendekatan dari siswa ke siswa dinilai efektif karena pesan lingkungan terasa lebih dekat dan mudah diterapkan dalam keseharian.
Erni Fatnani, selaku staf Adiwiyata MAN 4 Bantul, memberikan apresiasi atas peran aktif para siswa. “Melalui sosialisasi ini, siswa tidak hanya memahami program Adiwiyata, tetapi juga belajar bertanggung jawab. Program kelas bersih dan pengurangan sampah harus dimulai dari kesadaran bersama,” ujarnya.
Melalui kegiatan sosialisasi kelas ke kelas ini, MAN 4 Bantul terus menanamkan nilai cinta lingkungan dan kebersihan sebagai budaya madrasah, dengan siswa sebagai motor penggerak utama perubahan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































