Bantul (MTsN 6 Bantul) – Suasana belajar di kelas 7D MTs Negeri 6 Bantul tampak lebih hidup dan penuh semangat pada Jumat pagi (23/1/2026). Dias Novitasari, guru mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), menghadirkan inovasi pembelajaran saat menyampaikan materi mengenai potensi sumber daya alam tambang di Indonesia. Alih-alih hanya terpaku pada metode ceramah, ia mengemas penyampaian materi melalui permainan interaktif bertajuk “Tebak Bahan Tambang” untuk meningkatkan antusiasme siswa.
Dalam permainan tersebut, siswa dibagi menjadi 4 kelompok untuk menguji pemahaman mengenai persebaran dan kegunaan barang tambang di tanah air. Setiap kelompok berkompetisi secara sportif untuk menjawab tantangan dan mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Metode game-based learning ini sengaja dipilih untuk memudahkan siswa mengingat jenis-jenis kekayaan alam Indonesia, mulai dari minyak bumi hingga nikel, dengan cara yang lebih menyenangkan dan berkesan.
Keseruan semakin memuncak saat sesi penilaian berakhir. Sebagai bentuk evaluasi yang menghibur, kelompok yang mendapatkan poin terendah diberikan “tantangan” khusus untuk tampil di depan kelas. Bukan hukuman yang memberatkan, melainkan mereka diminta untuk melakukan Senam Anak Indonesia Hebat. Langkah ini diambil untuk mencairkan suasana sekaligus menanamkan rasa percaya diri serta semangat nasionalisme melalui gerakan senam yang energetik di hadapan rekan sejawat.
Dias Novitasari menjelaskan bahwa variasi dalam mengajar sangat penting agar siswa tidak merasa jenuh dengan materi geografi yang cukup kompleks. “Melalui kombinasi permainan dan aktivitas fisik seperti senam, siswa menjadi lebih rileks namun tetap fokus menyerap esensi materi,” ungkap guru IPS MTsN 6 Bantul Dias Novitasari. Inovasi ini selaras dengan komitmen MTsN 6 Bantul untuk menciptakan lingkungan belajar yang kreatif, adaptif, dan berpihak pada tumbuh kembang siswa secara menyeluruh.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































