Riau — M Imam Muddin resmi terpilih sebagai Duta Prestasi Muda Nasional, sebuah peran kepemudaan yang diberikan kepada figur muda dengan rekam jejak prestasi, kepemimpinan, dan komitmen sosial. Dalam kebiasaan tersebut, Imam aktif bergerak ke wilayah pendidikan terpencil untuk memberikan motivasi, penguatan karakter, serta menumbuhkan kepercayaan diri anak-anak desa terhadap masa depan mereka.
Penunjukan sebagai Duta Prestasi Muda Nasional didasarkan pada konsistensi Imam dalam dunia akademik dan sosial, termasuk kepeduliannya terhadap isu pemerataan pendidikan. Ia menilai bahwa tantangan utama anak-anak di daerah terpencil bukan hanya terbatasnya fasilitas, tetapi juga minimnya figur inspiratif yang dekat dan relevan dengan kenyataan mereka.
Melalui berbagai kegiatan kunjungan edukatif, Imam terlibat langsung dalam sesi motivasi belajar, dialog cita-cita, serta penguatan nilai-nilai disiplin dan keberanian bermimpi. Pendekatan yang digunakan bersifat partisipatif dan komunikatif, dengan menyesuaikan bahasa serta konteks kehidupan anak-anak desa agar pesan pendidikan dapat diterima secara efektif.

Menurut Imam, pendidikan tidak cukup hanya berbicara tentang prestasi akademik, tetapi juga tentang membangun mental bertumbuh dan keyakinan bahwa latar belakang bukan penentu masa depan. Kehadirannya menghadirkan pengalaman nyata sebagai bukti bahwa anak desa memiliki peluang yang sama untuk berprestasi di tingkat nasional.
Aktivitas di wilayah terpencil ini juga menjadi bagian dari upaya jangka panjang dalam membangun kesadaran akan pentingnya pendidikan sebagai instrumen mobilitas sosial. Imam berharap kehadiran duta muda di ruang-ruang pendidikan akar rumput dapat menjadi jembatan antara potensi lokal dan kesempatan yang lebih luas.
Peran sebagai Duta Prestasi Muda Nasional dimaknai Imam sebagai tanggung jawab moral, bukan sekadar simbol. Ia berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan kegiatan edukatif, berkolaborasi dengan komunitas lokal, serta mendorong lahirnya ekosistem pendidikan yang lebih inklusif dan berkeadilan.
Kehadiran figur muda seperti M Imam Muddin di wilayah pendidikan terpencil diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan, khususnya dalam membangun kepercayaan diri anak-anak desa untuk bermimpi besar, belajar berani, dan melihat pendidikan sebagai jalan perubahan hidup
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”











































































