Bantul (MTsN 6 Bantul) — Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-48, MTsN 6 Bantul menggelar kegiatan peduli lingkungan dengan membagikan bibit pohon ke pondok-pondok salah satunya Pondok Pesantren Nurul Istad, Kamis pagi (05/02/2026). Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen madrasah dalam menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus mempererat silaturahmi dengan lembaga pendidikan keagamaan di sekitar madrasah.
Rombongan MTsN 6 Bantul yang terdiri atas perwakilan guru, pegawai, dan siswa disambut hangat oleh pengasuh serta santri Pondok Pesantren Nurul Istad. Penyerahan lima bibit pohon dilakukan secara simbolis sebagai tanda sinergi dalam menjaga lingkungan hidup. Bibit pohon yang dibagikan direncanakan akan ditanam di area pondok pesantren guna menambah ruang hijau dan menciptakan lingkungan yang lebih asri.
Kepala MTsN 6 Bantul, Sugiyono menyampaikan bahwa kegiatan berbagi pohon ini sejalan dengan semangat Adiwiyata yang terus dikembangkan. “Melalui Harlah ke-48 ini, kami ingin meneguhkan bahwa madrasah tidak hanya fokus pada prestasi akademik, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga kelestarian alam. Semoga pohon-pohon yang ditanam hari ini menjadi amal jariyah dan membawa manfaat jangka panjang,” kata Sugiyono.
Salah satu pengurus Pondok Pesantren Nurul Istad mengapresiasi inisiatif MTsN 6 Bantul. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi santri dalam menumbuhkan kesadaran cinta lingkungan sejak dini. “Semoga kolaborasi kebaikan seperti ini terus terjalin dan memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar,” kata pengurus pondok.
Kegiatan pembagian pohon ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Harlah ke-48 MTsN 6 Bantul yang sarat makna. Selain memperingati perjalanan panjang madrasah, kegiatan ini juga meneguhkan komitmen bersama untuk merawat bumi sebagai amanah yang harus dijaga bersama. (sps)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”





































































