Banda Naira, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Bandanaira melaksanakan panen sayur bayam sebagai bagian penguatan program ketahanan pangan. Kegiatan ini menegaskan peran Pemasyarakatan dalam pembinaan kemandirian Warga Binaan.
Panen yang berlangsung di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Bandanaira, Abdul Samad Rumuar, bersama jajaran pejabat manajerial. Panen kali ini, Lapas Bandanaira berhasil menghasilkan 25 ikat bayam segar.
Samad mengatakan panen sayur bayam merupakan hasil pembinaan kemandirian Warga Binaan. Program ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia dan Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026.
“Panenini menjadi bukti nyata bahwa SAE Lapas Bandanaira terus konsisten memberikan wadah pembinaan bagi Warga Binaan. Kami tidak hanya fokus pada satu siklus, tetapi memastikan lahan ini tetap produktif secara berkelanjutan,” ujarnya, Senin (9/2).
Ia menambahkan, seluruh program pembinaan ditujukan untuk membekali Warga Binaan dengan keterampilan kerja. Upaya ini diharapkan mendorong kemandirian ekonomi setelah mereka kembali ke masyarakat.
“Tentu harapannya, Warga Binaan bisa memperoleh ilmu dan memanfaatkannya ketika bebas nanti,” pungkasnya.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, mengapresiasi capaian Lapas Bandanaira. Keberhasilan panen dinilai sebagai kontribusi nyata Pemasyarakatan terhadap ketahanan pangan nasional.
“Keberhasilan panen ini membuktikan Pemasyarakatan mampu berkontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Ia juga mendorong seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di Maluku untuk memanfaatkan lahan tidur menjadi produktif. Pengembangan sektor pertanian, perikanan, dan peternakan dinilai perlu terus ditingkatkan.
Melalui panen ini, Lapas Bandanaira menegaskan komitmen pembinaan berkelanjutan. Program produktif diharapkan memberi manfaat nyata bagi Warga Binaan dan masyarakat luas. (Humas/LT)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”











































































