Bantul — Perpustakaan MTsN 6 Bantul menjadi ruang pembelajaran aktif saat salah satu kader yunior, Olivia, siswi kelas 8B, menyampaikan presentasi bertema “Lima Kunci Keamanan Pangan untuk Sekolah” pada kegiatan pembinaan kantin sehat. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya madrasah menyiapkan siswa sebagai agen perubahan dalam menciptakan lingkungan pangan sekolah yang aman dan sehat.
Dalam presentasinya, Olivia memaparkan secara runtut lima kunci keamanan pangan, mulai dari menjaga kebersihan, memisahkan makanan mentah dan matang, memasak dengan benar, menjaga makanan pada suhu aman, hingga menggunakan bahan pangan yang aman. Materi disampaikan dengan bahasa sederhana, komunikatif, dan disertai tampilan visual, sehingga mudah dipahami oleh peserta yang hadir.
Penampilan Olivia mendapat perhatian dan apresiasi dari peserta kegiatan. Keberanian serta penguasaan materi menunjukkan peran kader yunior tidak hanya sebagai penerima informasi, tetapi juga sebagai penyampai pesan edukatif bagi teman sebaya. Kegiatan ini sekaligus melatih kepercayaan diri, keterampilan komunikasi, dan kepedulian siswa terhadap isu kesehatan pangan di lingkungan sekolah.
Kepala MTsN 6 Bantul, Sugiyono, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif siswa dalam kegiatan tersebut. Ia menilai presentasi yang disampaikan oleh Olivia mencerminkan keberhasilan pembinaan kader yunior di madrasah. “Kami bangga melihat siswa mampu memahami dan menyampaikan materi penting seperti keamanan pangan. Kader yunior diharapkan menjadi teladan dan penggerak budaya jajan sehat di lingkungan MTsN 6 Bantul,” ungkap Sugiyono.
Melalui kegiatan presentasi ini, MTsN 6 Bantul terus memperkuat komitmen dalam mendukung program kantin sehat dan keamanan pangan sekolah. Kehadiran kader yunior yang aktif dan terampil diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya memilih pangan yang aman, sehat, dan bergizi sebagai bagian dari gaya hidup siswa sehari-hari. (wwn/ewh)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”








































































