Gampong Pulo Iboih, Selasa (10 Februari 2026) — Himpunan Mahasiswa Agribisnis (HIMAGRI) Universitas Malikussaleh melalui Program Mahasiswa Berdampak bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) melakukan kunjungan kemanusiaan ke Dayah Misbahut Thalibin di Gampong Pulo Iboih, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara.
Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pendataan dan peninjauan langsung kondisi dayah pascabanjir. Dari hasil kunjungan tersebut, HIMAGRI Unimal memperoleh sejumlah temuan penting, di antaranya belum adanya bantuan yang diterima dayah pascabanjir, kondisi akses jalan yang kurang memadai karena lokasi dayah berada di antara Gampong Cot Trieng dan Gampong Pulo Iboih, serta banyaknya kitab-kitab dan Al-Qur’an yang rusak akibat terdampak banjir.
Pimpinan Dayah Misbahut Thalibin Pulo Iboih, Tgk. Asha’ri, menyampaikan kondisi yang dihadapi pihak dayah setelah bencana banjir.
“Pasca banjir, kami belum menerima bantuan. Banyak kitab dan Al-Qur’an yang rusak karena terendam air. Akses ke dayah juga cukup sulit, sehingga kondisi ini jarang terpantau,” ungkapnya.
Melihat kondisi tersebut, HIMAGRI Unimal menyatakan komitmennya untuk mengupayakan bantuan bagi dayah, khususnya terkait kebutuhan kitab, Al-Qur’an, dan perlengkapan penunjang kegiatan pendidikan santri.
Perwakilan mahasiswa HIMAGRI Unimal, Zuvianda, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap lembaga pendidikan keagamaan yang terdampak bencana.
“Kami datang untuk melihat langsung kondisi dayah. Insyaallah, dari hasil kunjungan ini HIMAGRI Unimal akan berupaya menyalurkan bantuan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial mahasiswa,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, HIMAGRI Universitas Malikussaleh berharap kehadiran mahasiswa dapat menjadi penghubung antara kondisi lapangan dan perhatian berbagai pihak, sehingga pemulihan pascabanjir tidak hanya menyentuh sektor pertanian, tetapi juga lembaga pendidikan keagamaan di Gampong Pulo Iboih dan sekitarnya.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”








































































