Sleman — Prestasi membanggakan diraih oleh tim dari MAN 1 Yogyakarta setelah berhasil unjuk diri dan capai juara tiga dalam Olimpiade Sains VISTA FEST 2026 tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah, yang diselenggarakan oleh (Himpunan Mahamurid Islam) HMI Korkom UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dalam rangka memperingati Dies Natalis HMI ke-75. Lomba ini dilaksanakan pada Senin (09/02/2026).
Tim ini terdiri dari tiga murid kelas XE, yaitu Zaahiyyah Naurah Khoriidah, Kariema Wardatul Zahyra, dan Nafisa Khairani Raya Arifti. Persiapan mereka terbilang sangat singkat, yaitu hanya empat hari sejak pendaftaran. Salah satu anggota tim, Zaza, menyatakan bahwa proses latihan yang mereka jalani sangat sederhana dan dilakukan dengan mandiri, mereka mencoba cara paling efektif untuk hasil yang maksimal; yaitu dengan membagi mata pelajaran untuk lomba tersebut sesuai kemampuan masing-masing.
Lomba ini adalah lomba pertama yang Zaza ikuti sebagai murid MAN 1 Yogyakarta. Hal tersebut menjadi motivasi utama yang mendorong Zaza untuk berlatih dengan serius dan melakukan yang terbaik saat hari perlombaan.
Perjalanan menuju kemenangan tidak selalu mulus. Pada babak penyisihan, Zaza dan tim sempat mengalami kendala saat harus menjawab pertanyaan dewan juri secara lisan, sempat terjadi ketegangan kecil antaranggota. Namun, mereka berhasil menyelesaikan isu tersebut dengan kembali memusatkan fokus mereka pada tujuan awal.
Menanggapi prestasi tersebut, Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian yang diraih para murid.
“Kami sangat mengapresiasi dan bangga atas prestasi yang diraih oleh ananda Zaahiyyah, Kariema, dan Nafisa. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa dengan persiapan yang singkat sekalipun, apabila disertai dengan semangat, kerja sama tim, dan ikhtiar yang sungguh-sungguh, hasil terbaik dapat diraih. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh murid MAN 1 Yogyakarta untuk terus berprestasi, berani mencoba, dan tidak takut menghadapi tantangan,” ungkapnya.
Zaza mengaku tidak menyangka bahwa nama akan disebut ketika pengumuman juara. Ditambah lagi, Zaza menganggap tim lain yang ikut berpartisipasi pada kompetisi ini memiliki kemampuan yang cakap dan menjadi saingat berat bagi mereka. Hal ini melipat gandakan kebahagiaannya ketika tim diumumkan menjadi juara tiga.
Menutup ceritanya, Zaahiyyah memberikan pesan penyemangat bagi seluruh teman-teman di MAN 1 Yogyakarta.
“Jangan putus semangat walaupun lawanmu bukan lawan biasa. Percaya saja kalau rezeki itu tidak akan salah sasaran. Asal kita ikhtiar dengan benar, insyaAllah apa yang kita mau bakal diwujudkan oleh Allah,” tutupnya. (nkz)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































