Bengkulu — Suasana tegang sempat tergambar dalam simulasi kerusuhan yang diperagakan pada kegiatan Apel Siaga Pengamanan Bulan Suci Ramadan dan Idulfitri 1447 H Tahun 2026 di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Bengkulu, Kamis (12/02). Namun, situasi tersebut berhasil dikendalikan dengan sigap oleh Tim Tanggap Darurat Petugas Pemasyarakatan melalui penampilan simulasi pengamanan yang terukur dan profesional.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dari rangkaian kesiapsiagaan jajaran pemasyarakatan dalam menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban selama momentum hari besar keagamaan. Dalam simulasi yang diperagakan, tim tanggap darurat menunjukkan prosedur penanganan situasi darurat, mulai dari deteksi dini, pembentukan formasi pengamanan, hingga langkah-langkah persuasif dan represif secara terukur dalam menghadapi pengunjuk rasa yang berpotensi menimbulkan gangguan di dalam maupun di sekitar lingkungan lapas.
Dengan perlengkapan pengamanan lengkap serta koordinasi yang solid, para petugas memperlihatkan respons cepat saat massa simulatif mencoba melakukan tekanan terhadap situasi keamanan. Tim dengan sigap melakukan pengendalian, penguraian massa, serta pengamanan area vital, sehingga kondisi dapat kembali kondusif dalam waktu singkat. Seluruh rangkaian simulasi berjalan tertib dan sesuai standar operasional prosedur.
Penampilan ini tidak hanya menunjukkan kesiapan fisik petugas, tetapi juga menegaskan kematangan strategi, komunikasi, serta pengendalian emosi dalam menghadapi kondisi darurat. Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata komitmen jajaran Kanwil Ditjenpas Bengkulu dalam memastikan keamanan dan ketertiban di seluruh satuan kerja pemasyarakatan tetap terjaga selama Ramadan dan Idulfitri.
Melalui apel siaga dan simulasi tanggap darurat ini, diharapkan seluruh petugas semakin siap, responsif, dan profesional dalam menghadapi berbagai kemungkinan situasi di lapangan, demi terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”







































































