Bengkulu – Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Bengkulu menggelar briefing regu pengamanan dalam rangka persiapan menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, bertempat di lingkungan Lapas, Kamis (12/02).
Kegiatan briefing dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Perempuan Bengkulu, Suci Winarsih, dan diikuti oleh seluruh jajaran regu pengamanan. Briefing dilaksanakan sebagai langkah antisipatif guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif selama bulan Ramadhan.
Dalam arahannya, Kalapas menekankan pentingnya peningkatan kewaspadaan, kedisiplinan, serta deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan. Selain itu, seluruh petugas diminta untuk tetap mengedepankan pendekatan humanis dalam menjalankan tugas, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada warga binaan yang menjalankan ibadah puasa.
“Momentum Ramadhan harus kita sambut dengan kesiapan maksimal, baik dari sisi pengamanan maupun pelayanan. Laksanakan tugas sesuai SOP dan tetap jaga kekompakan tim,” tegasnya.
Melalui briefing ini, diharapkan seluruh regu pengamanan dapat menjalankan tugas secara profesional, sigap, dan penuh tanggung jawab sehingga pelaksanaan ibadah Ramadhan bagi warga binaan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan khusyuk.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”











































































