Yogyakarta – Memasuki semester akhir kelas XII, penguatan informasi dan pendampingan terkait pendidikan lanjutan menjadi hal yang sangat penting bagi murid-murid. Kegiatan sosialisasi perguruan tinggi tidak hanya membantu murid mengenal pilihan kampus dan jalur seleksi, tetapi juga membangun kesiapan mental, akademik, dan komitmen dalam merencanakan masa depan. Berangkat dari kebutuhan tersebut, MAN 1 Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) dari empat Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Daerah Istimewa Yogyakarta yaitu UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan UPN Veteran Yogyakarta, Kamis, (12/02/2026). Bertempat di Aula Lantai 2 MAN 1 Yogyakarta, kegiatan ini diikuti oleh 273 murid kelas XII dengan antusias.
Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala MAN 1 Yogyakarta Edi Triyanto, S. Ag., S. Pd., M. Pd., yang menekankan pentingnya kesiapan akademik, mental, dan komitmen murid dalam menjalani semester akhir. Dalam sambutannya, Edi menyampaikan bahwa madrasah memiliki tanggung jawab untuk mendampingi murid tidak hanya sampai lulus, tetapi juga dalam menentukan arah pendidikan selanjutnya. “Kami ingin murid MAN 1 Yogyakarta memiliki perencanaan yang matang, memahami potensi diri, serta bersungguh-sungguh mengikuti seluruh kegiatan madrasah agar siap melangkah ke jenjang pendidikan tinggi,” ujar Edi.
Selanjutnya, sosialisasi kegiatan kelas XII dan Ujian Madrasah disampaikan oleh Tim Kurikulum yang diwakili oleh Retno Suyatmi, S, Pd. Pada sesi ini dipaparkan timeline kegiatan semester dua, rangkaian evaluasi pembelajaran, serta penguatan motivasi agar murid lebih disiplin, konsisten, dan bertanggung jawab dalam menyelesaikan seluruh kewajiban akademik di madrasah.
Sesi berikutnya diisi dengan pemaparan Penerimaan Mahasiswa Baru dari empat PTN di DIY. Materi sosialisasi meliputi pengenalan fasilitas kampus, kehidupan akademik dan kemahasiswaan, serta berbagai jalur seleksi masuk, dengan penekanan khusus pada jalur seleksi mandiri yang memiliki ketentuan berbeda di setiap perguruan tinggi.

Kegiatan berlangsung dalam dua sesi pemaparan dan tanya jawab. Sesi pertama menghadirkan pemateri dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UNY, sementara sesi kedua diisi oleh pemateri dari UGM dan UPN Veteran Yogyakarta. Para murid tampak antusias mengajukan pertanyaan seputar strategi memilih jurusan, peluang lolos seleksi, hingga kesiapan akademik yang perlu dipersiapkan sejak dini.
Salah satu pemateri dari Universitas Gadjah Mada, Prof. Dr. Ir. Sugeng Sapto Surjono, S.T., M.T., IPU., ASEAN.Eng., menyampaikan pentingnya kesiapan murid dalam menghadapi dunia perkuliahan. “Masuk perguruan tinggi bukan hanya soal lulus seleksi, tetapi juga kesiapan belajar mandiri, berpikir kritis, dan memiliki komitmen kuat terhadap pilihan studi yang diambil,” ungkap Sugeng.
Melalui kegiatan ini, MAN 1 Yogyakarta berharap para murid kelas XII memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pilihan perguruan tinggi dan jalur masuk yang tersedia, sehingga mampu menentukan langkah yang tepat sesuai minat, bakat, dan potensi masing-masing. Sosialisasi ini sekaligus menjadi bentuk komitmen madrasah dalam mendukung kesuksesan akademik murid hingga ke jenjang pendidikan tinggi. (luf)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”






































































