SIARAN BERITA. JAKARTA (13/02/26) – Di usia yang masih sangat muda, Randy Gabriello Chen berhasil membuktikan bahwa prestasi akademik dan kecerdasan finansial dapat berjalan beriringan. Siswa Methodist 3 kelahiran tahun 2009 ini tidak hanya mencatatkan prestasi gemilang di bidang akademik, tetapi juga menunjukkan kemampuan luar biasa dalam mengelola keuangan melalui investasi sejak dini.
Memasuki usia 17 tahun pada 2026, Randy telah mengukir pencapaian yang jarang diraih pelajar seusianya. Ia berhasil meraih medali emas dalam kompetisi akademik pelajar tingkat nasional pada tahun 2024, sekaligus membangun aset bernilai tiga digit sejak masih duduk di bangku SMA.

Randy dikenal sebagai siswa yang memiliki ketertarikan kuat pada bidang ekonomi. Ketekunannya mempelajari ilmu ekonomi tidak hanya berhenti pada teori di ruang kelas, tetapi juga ia terapkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari. Keberhasilannya meraih medali emas tingkat nasional pada 2024 menjadi bukti kemampuan akademiknya yang menonjol. Namun, yang membuatnya berbeda dari kebanyakan pelajar adalah keberaniannya mengimplementasikan ilmu ekonomi melalui praktik investasi.
Sejak kelas 1 SMA, Randy mulai aktif menanamkan modal di berbagai instrumen keuangan. Dengan pendekatan yang terencana dan disiplin, ia mampu mengembangkan aset hingga mencapai nilai tiga digit. Motivasi Randy memulai investasi berawal dari hal sederhana. Ia mengaku ingin mencari cara untuk menambah uang jajan yang diberikan orang tuanya.
“Saya mulai berinvestasi karena uang jajan dari orang tua tidak cukup bagi saya. Saya mencari cara untuk menambah pemasukan, lalu mulai belajar investasi sejak kelas 3 SMP dan menerapkannya sejak kelas 1 SMA hingga sekarang,” ungkap Randy.
Dari motivasi tersebut, ia mulai mempelajari berbagai instrumen investasi secara mandiri. Ia menanamkan dana pada sejumlah sektor, seperti emas, cryptocurrency, dan saham. Melalui konsistensi belajar serta keberanian mengambil keputusan finansial, Randy perlahan membangun portofolio investasinya.
Kemampuan Randy menunjukkan bahwa literasi finansial dapat dipelajari sejak usia muda. Ia tidak hanya memahami konsep ekonomi secara teoritis, tetapi juga mampu menerapkannya dalam praktik investasi yang terukur. Pendekatan ini mencerminkan pola pikir yang matang dalam mengelola keuangan, mulai dari memahami risiko, menganalisis peluang, hingga mengambil keputusan investasi secara rasional. Baginya, investasi merupakan sarana pembelajaran sekaligus langkah untuk mencapai kemandirian finansial di masa depan.

Perjalanan Randy Gabriello Chen menjadi contoh bahwa usia muda bukan penghalang untuk meraih kesuksesan, baik dalam bidang akademik maupun finansial. Dengan semangat belajar, disiplin, dan keberanian mencoba hal baru, ia mampu menunjukkan bahwa pelajar dapat mengembangkan potensi diri secara maksimal.
Kisahnya menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk tidak hanya fokus pada prestasi akademik, tetapi juga membangun wawasan dan keterampilan praktis yang bermanfaat bagi masa depan.
Di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis, Randy membuktikan bahwa kombinasi antara pendidikan, ketekunan, dan literasi finansial dapat membuka jalan menuju kesuksesan sejak usia dini.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”








































































