Sleman, Yogyakarta — Ramadan kembali menjadi musim penting bagi industri kuliner di Daerah Istimewa Yogyakarta. Sejumlah restoran berlomba menghadirkan paket berbuka puasa dengan ragam konsep dan segmentasi pasar. Di kawasan Ngaglik, Baki Restaurant ikut meramaikan persaingan lewat program bertajuk “Harmoni Rasa Ramadhan”.
Restoran yang mengusung nuansa ornamen Eropa ini dikenal memiliki ruang makan utama yang luas, area taman (garden), serta convention room untuk kegiatan berskala besar. Fasilitas tersebut menjadi salah satu daya tarik, terutama bagi keluarga besar maupun instansi yang menggelar buka puasa bersama.
Dalam sambutannya saat peluncuran program Ramadan, Operasional Manager Baki Restaurant, Aprio Rabadi, menekankan komitmen kualitas sajian. Ia menyebut setiap hidangan disiapkan dengan standar yang dijaga ketat.
“Saya berani menjamin makanan di Baki Restaurant disajikan dengan penuh perhatian. Kami ingin menghadirkan pengalaman yang berkesan bagi para pencinta kuliner Jogja,” ujarnya.

Variasi Menu Jadi Andalan
Salah satu kekuatan yang ditawarkan dalam program ini adalah variasi menu. Pihak manajemen menyebut tersedia sekitar 200 jenis hidangan yang disajikan selama periode iftar. Jumlah tersebut mencakup makanan pembuka, hidangan utama, hingga pencuci mulut.
Menu utama seperti Roasted Beef dan Roasted Duck menjadi sorotan, terutama bagi tamu yang mencari pilihan daging premium saat berbuka. Selain itu, tersedia pula berbagai olahan khas Nusantara yang umum menjadi favorit masyarakat saat Ramadan.
Untuk hidangan penutup, aneka puding dan kue manis disiapkan sebagai pelengkap. Es krim juga menjadi bagian dari pilihan dessert yang dapat dinikmati tamu.
Keberagaman ini menjadi strategi umum restoran selama Ramadan: memperbanyak opsi agar dapat menjangkau selera yang berbeda dalam satu meja makan.

Skema Harga dan Segmentasi Pasar
Dari sisi harga, Baki Restaurant menetapkan tarif Rp139.000 net per orang untuk periode early bird yang berlaku hingga 17 Februari. Setelah periode tersebut, harga normal berada di kisaran Rp149.000 net per orang.
Marketing Communication Baki Restaurant, Stephanie Yockie, menjelaskan selisih harga tersebut tidak terlalu signifikan karena manajemen ingin tetap menjaga keterjangkauan.
“Kami ingin tetap kompetitif tanpa mengurangi kualitas dan variasi menu yang disajikan,” katanya.
Di tengah persaingan paket buka puasa di Sleman yang rata-rata berada pada rentang serupa, angka tersebut menempatkan Baki Restaurant di segmen menengah dengan fasilitas yang relatif lengkap. Harga sudah termasuk pajak, sehingga tamu tidak dikenakan biaya tambahan di luar paket.
Ramadan sebagai Momentum Industri Kuliner
Ramadan menjadi periode krusial bagi sektor restoran dan perhotelan. Tradisi buka puasa bersama mendorong peningkatan reservasi, terutama pada akhir pekan. Restoran dengan kapasitas besar dan fasilitas ruang pertemuan biasanya menjadi pilihan utama komunitas dan perusahaan.

Baki Restaurant memanfaatkan momentum ini dengan mengusung konsep ruang yang fleksibel. Area garden memberi alternatif suasana semi-terbuka, sementara convention room mendukung acara formal atau privat.
Di Sleman, yang pertumbuhan kawasan kulinernya cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir, persaingan tidak hanya soal rasa, tetapi juga pengalaman ruang dan kenyamanan.
Program “Harmoni Rasa Ramadhan” menjadi bagian dari dinamika tersebut. Alih-alih sekadar menawarkan banyak menu, restoran ini mencoba menggabungkan variasi hidangan, suasana elegan, dan harga yang masih dalam jangkauan pasar keluarga.
Pada akhirnya, pilihan tetap berada di tangan konsumen. Namun dengan kisaran harga di bawah Rp150.000 net per orang dan klaim 200 jenis menu, Baki Restaurant masuk dalam daftar opsi yang diperhitungkan masyarakat Sleman dan Yogyakarta untuk menggelar buka puasa bersama tahun ini. (Yusuf)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”






































































