Tanggamus – Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Mushola Miftakhul Hidayah Wonosari, Pekon Ngarip, Kecamatan Ulu Belu, Kabupaten Tanggamus menggelar Haflah Akhirussanah pada Sabtu (14/2) siang. Kegiatan tersebut menjadi penutup kegiatan belajar santri serta momentum penguatan nilai kolaborasi antara pengetahuan, keterampilan, dan akhlak dalam pendidikan.
Acara yang berlangsung di Mushola Miftakhul Hidayah itu dihadiri para wali santri, masyarakat sekitar, serta dewan asatidz. Penceramah Ustadz Muhammad Thohari turut mengisi tausiah penutup. Pembukaan acara diisi dengan penampilan para santri yang menampilkan hafalan doa-doa harian dan surat-surat pendek Al-Qur’an. Antusiasme tampak dari para orang tua yang memberi dukungan penuh terhadap perkembangan anak-anak mereka.
Perwakilan wali santri, Marsusi, menyampaikan apresiasi kepada dewan asatidz yang telah membimbing para santri dengan sabar dan konsisten. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh ustaz dan ustazah yang tidak hanya mengajarkan anak-anak membaca Al-Qur’an, tetapi juga menanamkan nilai adab, akhlak, dan perilaku sopan santun,” ujar Marsusi dalam sambutannya.

Sementara itu, pengurus TPA Mushola Miftakhul Hidayah, Buang Susilo, menegaskan pentingnya tiga pilar pendidikan yang menjadi landasan kegiatan belajar di TPA, yakni pengetahuan (science), keterampilan (skill), dan sikap atau akhlak (attitude).
“Ketiga hal ini harus berjalan seimbang. Pengetahuan tanpa akhlak akan hampa, dan akhlak tanpa keterampilan tidak akan cukup untuk menghadapi tantangan zaman,” ungkap Buang. Ia juga menekankan bahwa efektivitas pendidikan sangat ditentukan oleh kerja sama antara guru dan orang tua.
Mewakili dewan asatidz, Muslimatus Sholihah menyampaikan terima kasih kepada para wali santri atas kepercayaannya. Ia juga memohon maaf apabila selama kegiatan belajar terdapat kekurangan.
“Kami berupaya maksimal membimbing santri agar memahami agama dengan baik. Bila ada kekhilafan dalam penyampaian atau perbuatan, kami mohon dimaafkan,” katanya.

Menutup rangkaian kegiatan, Ustadz Muhammad Thohari menyampaikan mauidzotul hasanah dengan menekankan enam prinsip yang harus dijaga oleh orang tua dalam mendidik anak-anak di era modern. . “Orang tua adalah madrasah pertama bagi anak. Apapun yang dilihat dan didengar anak di rumah akan terekam dan membentuk kepribadiannya,” ujar Ustadz Thohari.
Kegiatan Haflah Akhirussanah tersebut diharapkan dapat memperkuat komitmen TPA Mushola Miftakhul Hidayah dalam mencetak generasi Qurani yang berpengetahuan luas, terampil, dan berakhlak mulia. (humas)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”






































































