Surabaya – Kepengurusan Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Jawa Timur masa khidmat 2025–2027 resmi dilantik di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Sabtu (14/2/2026). Momentum ini menandai dimulainya arah baru organisasi dengan fokus pada transformasi digital dan pengawalan isu lingkungan.
Dalam pelantikan tersebut, Mohammad Ivan Akiedozawa (Edo) resmi dilantik sebagai Ketua PKC PMII Jawa Timur, sementara Kholisatul Hasanah (Lisa) dilantik sebagai Ketua KOPRI PMII Jawa Timur periode 2025–2027. Agenda ini turut dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang menegaskan pentingnya peran mahasiswa sebagai perekat persatuan dan penjaga stabilitas sosial di tengah dinamika global.
Edo dalam pidatonya menyampaikan bahwa PMII harus menjadi pabrik intelektual yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan tantangan zaman. Transformasi digital dalam sistem kaderisasi menjadi salah satu prioritas, disertai komitmen kuat terhadap isu krisis iklim sebagai agenda strategis gerakan mahasiswa.
Namun dalam konteks gerakan perempuan mahasiswa Islam, kepemimpinan KOPRI PMII Jawa Timur di bawah Lisa menjadi sorotan tersendiri. Kepengurusan baru ini diharapkan mampu memperkuat konsolidasi kader perempuan, memperluas ruang advokasi, serta menghadirkan keberpihakan nyata pada isu-isu perempuan, lingkungan, dan keadilan sosial.

Diaspora Kader KOPRI Lamongan
Dalam struktur PKC KOPRI PMII Jawa Timur periode 2025–2027, empat kader terbaik KOPRI Lamongan turut mengambil peran strategis. Mereka adalah:
• Ike Nurul Fitrotus Shoimah – Sekretaris Bidang Kaderisasi
• Nur Izza Mufidah – Anggota Bidang Kaderisasi
• Ikatrina Maulidya Rizka Fahmia – Anggota Bidang Advokasi Hukum dan Gerakan Pemberdayaan Masyarakat
• Shofi Kurniawati – Anggota Bidang Pengembangan Media dan Cyber
Masuknya kader KOPRI Lamongan dalam kepengurusan tingkat provinsi ini merupakan bentuk diaspora kader yang berkelanjutan. Tidak hanya sebagai distribusi struktur, tetapi juga distribusi gagasan dan tradisi gerakan yang telah dibangun di tingkat cabang.
Diaspora ini menegaskan bahwa proses kaderisasi di KOPRI Lamongan berjalan sistematis dan berorientasi pada keberlanjutan kepemimpinan perempuan. Kepercayaan yang diberikan kepada kader-kader tersebut menjadi bukti bahwa kualitas kaderisasi di tingkat cabang mampu berkontribusi pada penguatan KOPRI Jawa Timur secara menyeluruh.
Dengan kepemimpinan Lisa di KOPRI PMII Jawa Timur, kader KOPRI Lamongan menyatakan kesiapan untuk membersamai dan memperkuat kerja-kerja organisasi ke depan. Konsolidasi kaderisasi, penguatan advokasi hukum, pemberdayaan masyarakat, serta optimalisasi media gerakan menjadi ruang kontribusi yang akan terus dikembangkan.
Kepengurusan KOPRI PMII Jawa Timur periode 2025–2027 diharapkan tidak hanya responsif terhadap transformasi digital dan isu lingkungan, tetapi juga mampu memastikan bahwa perspektif perempuan hadir secara kuat dalam setiap agenda gerakan. Dengan kolaborasi dan distribusi kader yang solid, KOPRI Jawa Timur optimistis melangkah sebagai ruang perjuangan yang progresif dan berdaya.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”








































































