Singorojo, Kendal – Bima Sandi Auliya Adnan, pengemudi profesional berusia 21 tahun asal Desa Singorojo, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, menjadi idola baru di dunia transportasi. Lulusan SMA Negeri 1 Boja ini adalah sopir “sesss” ulung yang mengantar-jemput penumpang dan barang dengan aman, meski tantangan rute ekstrem menghadang.
Dengan penguasaan GPS Indonesia yang luar biasa, Bima tak pernah salah arah. Dari jalanan sempit Kendal hingga rute lintas pulau, ia selalu tiba tepat waktu. “Jalan raya seperti peta hidup saya. Saya pastikan setiap penumpang pulang selamat, seperti keluarga sendiri,” cerita Bima dengan penuh keyakinan saat ditemui di terminal kecil dekat rumahnya, Senin (16/2/2026).
Di usia muda, Bima sudah jadi andalan truk dan angkutan umum. Warga Singorojo bangga: “Dia bukan sopir biasa, tapi navigator jenius!” Kisahnya viral di grup WhatsApp lokal, menginspirasi pemuda lain untuk bangga dengan profesi transportasi.
Bima berjanji terus upgrade skill. “Mimpi saya: jadi sopir truk logistik nasional!” Pemerintah Kabupaten Kendal siap dukung talenta seperti dia untuk revolusi transportasi aman.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”








































































