PALEMBANG – Pendidikan karakter tidak selamanya harus dilakukan di dalam ruang kelas yang kaku. Hal inilah yang dibuktikan mahasiswi KKN UIN Raden Fatah Palembang. Melalui inisiatif yang kreatif, menyulap teras poskonya menjadi ruang belajar penuh makna bagi anak-anak tingkat Sekolah Dasar (SD) di lingkungan sekitar.
Mengambil tema besar tentang adab, mengajak anak-anak setempat untuk kembali mengenal pentingnya sikap berbakti dan menghormati orang yang lebih tua di tengah gempuran zaman digital yang seringkali melunturkan nilai-nilai kesantunan.
Berbeda dengan sosialisasi formal di dalam ruangan, tidak ada meja dan kursi kayu namun kegiatan ini dilaksanakan secara lesehan di depan teras posko KKN. Suasana santai namun khidmat tercipta saat beberapa anak berkumpul, antusias menunggu apa yang akan disajikan oleh “Kakak KKN” mereka.
Pemanfaatan teras posko ini dipilih bukan tanpa alasan. Selain menciptakan kedekatan emosional (bonding), lokasi ini membuat anak-anak merasa lebih nyaman dan tidak kaku seperti saat berada di sekolah formal.
“Saya ingin mereka merasa nyaman dan tidak berjarak. Dengan suasana santai di teras ini, nilai-nilai adab yang saya sampaikan bisa lebih mudah menyentuh hati mereka dibanding di dalam ruangan formal,” ujar Kak Zakiyah.
Kegiatan dimulai dengan pemutaran video inspiratif. Melalui layar laptop yang sederhana namun bermakna, memperlihatkan kisah-kisah pendek tentang pengabdian kepada orang tua dan betapa mulianya sikap sopan kepada kakek, nenek, maupun guru.
Anak-anak tampak terpaku mengikuti alur cerita. Sesekali terdengar suara celetukan polos mereka saat melihat adegan dalam video yang menyentuh perasaan. Media visual ini dipilih secara khusus agar pesan moral tentang “Adab” tidak terasa membosankan, melainkan menjadi refleksi nyata yang bisa mereka bayangkan dalam kehidupan sehari-hari.
Keseruan memuncak saat sesi Quiz Edukatif dimulai. Kak Zakiyah melontarkan berbagai pertanyaan interaktif seputar etika harian, seperti:
“Bagaimana kalimat yang sopan saat meminta izin keluar rumah?”
“Apa yang harus kita lakukan jika melihat orang tua sedang kelelahan?”
Suasana teras menjadi riuh. Anak-anak yang biasanya malu-malu, mulai berebut mengacungkan tangan. Bagi mereka yang memiliki keberanian untuk maju ke depan dan menjawab dengan tepat, Kak Zakiyah telah menyiapkan gift berupa mini snack sebagai bentuk apresiasi.
“Hadiah ini bukan sekadar camilan, tapi simbol penghargaan bagi mereka yang berani tampil dan memahami betapa pentingnya menghargai orang lain,” tambahnya. Senyum sumringah anak-anak saat menerima hadiah kecil itu menjadi pemandangan indah yang menutup sore di posko KKN tersebut.
“Warisan Tak Terlihat” adalah akhlak mulia yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran mahasiswa KKN UIN Raden Fatah Palembang bukan sekadar menjalankan tugas akademik, melainkan hadir dengan hati untuk menanamkan benih kebaikan yang akan tumbuh menjadi karakter mulia di masa depan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”








































































