Bengkulu – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan sekaligus memperkuat nilai-nilai keimanan dan ketakwaan, Lapas Kelas IIA Bengkulu menggelar kegiatan siraman rohani yang berlangsung khidmat di Aula Lapas Kelas IIA Bengkulu, (20/2).
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) serta para peserta magang yang tengah menjalankan tugas di lingkungan lapas. Suasana penuh kekhusyukan terasa sejak awal acara, ketika seluruh peserta dengan antusias mengikuti rangkaian pembinaan mental dan spiritual tersebut.
Siraman rohani kali ini menghadirkan penceramah, Ustadz Raden Debi Saputra, yang menyampaikan tausiyah bertema “Keutamaan Berpuasa di Bulan Ramadan dan Menjalani Kehidupan dengan Nilai Keimanan.” Dalam ceramahnya, beliau mengupas makna puasa tidak hanya sebagai ibadah menahan lapar dan dahaga, tetapi juga sebagai sarana membentuk pribadi yang sabar, jujur, disiplin, serta penuh empati terhadap sesama.
Ia juga menekankan pentingnya menjadikan Ramadan sebagai momentum introspeksi diri dan peningkatan kualitas hidup, baik dalam konteks pribadi maupun profesional. Nilai-nilai spiritual yang diperkuat selama Ramadan, menurutnya, harus tercermin dalam etos kerja, tanggung jawab, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pembinaan internal pegawai selama bulan suci Ramadan.
“Melalui siraman rohani ini, kami ingin membangun karakter ASN yang tidak hanya profesional dalam bekerja, tetapi juga memiliki integritas dan keteguhan iman. Ramadan adalah momentum yang tepat untuk memperkuat mental spiritual serta meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Julianto.
Ia menambahkan bahwa selama bulan Ramadan, kegiatan pembinaan rohani akan dilaksanakan secara rutin sebelum memulai aktivitas kerja sebagai pengganti apel pagi.
“Dengan pembekalan keimanan dan pembinaan mental spiritual setiap pagi, kami berharap seluruh pegawai dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, kesabaran, serta semangat pelayanan yang lebih baik,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh ASN dan peserta magang di Lapas Kelas IIA Bengkulu dapat menjadikan Ramadan sebagai sarana memperbaiki diri sekaligus meningkatkan kualitas kinerja. Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai religius yang terus dipupuk, Lapas Kelas IIA Bengkulu berkomitmen menghadirkan pelayanan yang semakin humanis, berintegritas, dan berorientasi pada pembinaan yang optimal.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”







































































