Bantul (MAN 4 Bantul) – Suasana aula MAN 4 Bantul pada Jumat (20/02/2006) dipenuhi semangat koordinasi dan ketelitian. Di tengah persiapan menyambut bulan suci, wakil kepala madrasah bidang kurikulum memaparkan sejumlah agenda akademik yang akan tetap berjalan selama Ramadhan. Seluruh guru dan pegawai hadir untuk menyimak pemaparan yang menjadi kompas pembelajaran beberapa pekan ke depan.
Wakil kepala madrasah bidang kurikulum, Rusli Farida, menjelaskan secara rinci jadwal kegiatan selama Ramadhan. Penyesuaian jam pembelajaran, efektivitas proses belajar mengajar, hingga pembagian waktu ujian menjadi fokus utama agar ibadah tetap khusyuk dan akademik tetap terstruktur.
Selain itu, pelaksanaan Ujian Madrasah turut menjadi perhatian khusus. Dalam forum tersebut dipaparkan teknis pembuatan soal, penyusunan kisi kisi, standar mutu soal, hingga mekanisme distribusi dan pengawasan ujian. Setiap tahapan dirancang cermat agar pelaksanaan berjalan tertib, transparan, dan akuntabel.
Rusli Farida menegaskan bahwa Ramadhan bukan alasan untuk menurunkan kualitas pembelajaran. “Bulan Ramadhan adalah momentum meningkatkan disiplin, bukan mengendurkan tanggung jawab. Kita tetap harus memastikan jadwal berjalan efektif dan persiapan Ujian Madrasah tersusun rapi,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, “Penyusunan kisi kisi dan soal harus memperhatikan standar kompetensi serta prinsip objektivitas. Ujian Madrasah bukan sekadar evaluasi akhir, tetapi cerminan proses pembelajaran yang sudah dilalui siswa selama tiga tahun.”
Melalui koordinasi ini, MAN 4 Bantul menunjukkan komitmennya menjaga keseimbangan antara penguatan spiritual dan capaian akademik. Ramadhan tetap menjadi bulan ibadah, namun roda kurikulum terus bergerak terarah, memastikan setiap proses berjalan dengan perencanaan yang matang dan penuh tanggung jawab. (lel)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































