Jakarta (21/2). Memasuki awal bulan suci Ramadan 1447 H, Persinas ASAD bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) menggelar aksi sosial bertajuk “Takjil Bersama PB IPSI 2026”. Dalam momentum tersebut, Persinas ASAD tampil membagikan 1.000 paket takjil gratis kepada masyarakat di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), pada Sabtu (21/2).
Para pesilat dan pendekar berseragam lengkap nampak antusias turun ke jalan di depan Padepokan PB IPSI untuk menyapa warga dan pengendara yang melintas, sembari menyerahkan paket berbuka puasa.
Ketua Umum PB Persinas ASAD, Marsma TNI (Purn) H. Sukur, M.Si. (Han), menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan implementasi dari nilai-nilai luhur pesilat yang harus bermanfaat bagi sesama.
“Berbagi takjil ini adalah sarana meningkatkan ketakwaan dan wujud kepedulian pesilat kepada seluruh lapisan masyarakat, tanpa memandang latar belakang agama. Kami ingin memperkuat ukhuwah serta kekompakan antarpesilat di bawah naungan PB IPSI agar semakin solid dalam pengabdian,” ujar H. Sukur.
Keaktifan Persinas ASAD dalam agenda ini mendapat apresiasi tinggi dari Wakil Sekretaris Jenderal PB IPSI, Arko Murjoko. Ia menilai gerakan kolektif perguruan silat di bulan Ramadan menjadi bukti bahwa seni bela diri asli Indonesia ini memiliki jiwa sosial yang tinggi.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh perguruan berperan aktif mempererat silaturahmi. Ini adalah bukti nyata bahwa pencak silat hadir dan memberikan dampak positif langsung bagi masyarakat di bulan suci,” ungkap Arko Murjoko.
Selaku koordinator lapangan, Ketua Departemen Organisasi, Hubungan Antarlembaga, dan Kaderisasi PB PERSINAS ASAD, Afghan Sulung, menjelaskan bahwa keterlibatan para pesilat muda dalam pembagian takjil bertujuan untuk mengasah kepekaan sosial mereka.
“Sebanyak 1.000 paket takjil kami distribusikan. Kami ingin menanamkan komitmen kepada para kader bahwa menjadi pesilat tidak hanya soal ketangkasan fisik di gelanggang, tetapi juga tentang kontribusi nyata dan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” jelas Afghan Sulung.
Kegiatan ini ditutup dengan suasana akrab antarpengurus perguruan silat, mempertegas citra pencak silat sebagai warisan budaya bangsa yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan, kebersamaan, dan harmoni sosial.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”










































































