Bantul – Memasuki hari kedua Program Syiar Santri MAN PK MAN 1 Yogyakarta, semangat pengabdian para santri kian terasa di tengah masyarakat. Sabtu (21/02/2026), Kelompok 1 yang bertugas di RT 05 Dusun Kwasen, Piyungan, menjalankan rangkaian kegiatan keagamaan dan sosial yang sarat makna serta penuh kehangatan.
Sejak waktu subuh, para santri telah memulai aktivitas bersama warga dengan melaksanakan salat subuh berjamaah di Mushola Nurul Ummah. Usai salat, suasana khusyuk berlanjut dengan pembacaan Surah Al-Mulk dan Surah Al-Waqiah secara bersama-sama. Momen spiritual tersebut menjadi penguat ruhiyah sekaligus fondasi keberkahan sebelum para santri menjalankan agenda pengabdian sepanjang hari.
Memasuki pukul 10.00 WIB, Mushola Nurul Ummah kembali diramaikan oleh kehadiran anak-anak RT 05. Enam anggota Kelompok 1 yaitu Tomzy Arzuleo, Fathiril Citra, Jafin Tsaqif, Naufal Arkan, M. Dzaky, dan M. Ghozi mengajak adik-adik setempat mengikuti kegiatan pelatihan hadrah dan lantunan sholawat.
Program ini merupakan salah satu unggulan dalam Syiar Santri tahun 2026. Dengan penuh kesabaran, para santri membimbing anak-anak belajar menabuh rebana dan melantunkan sholawat. Keceriaan dan antusiasme tampak jelas di wajah para peserta kecil yang bersemangat mengikuti irama dan syair pujian kepada Nabi Muhammad SAW. Suasana mushola pun berubah menjadi ruang pembelajaran yang hidup dan menggembirakan.

Pengabdian tidak berhenti di siang hari. Pada pukul 16.00 WIB, Kelompok 1 kembali menghidupkan Mushola Nurul Ummah dengan mengundang warga mengikuti sesi pendalaman ilmu agama melalui pengeras suara.
Dalam kesempatan tersebut, Naufal Arkan memimpin kegiatan talaqqi Surah Al-Bayyinah. Ia tidak hanya membimbing jamaah dalam memperbaiki bacaan Al-Qur’an secara langsung, tetapi juga menyampaikan penjelasan tentang makna dan kandungan surah tersebut secara lugas dan menyentuh. Jamaah yang hadir menyimak dengan penuh perhatian, menunjukkan antusiasme terhadap materi yang disampaikan.
Menjelang waktu berbuka, para santri turut membantu warga RT 05 mempersiapkan hidangan dan kebutuhan kegiatan di mushola. Kolaborasi ini mempererat hubungan kekeluargaan antara santri dan masyarakat, sekaligus menjadi pengalaman dakwah yang nyata bagi para peserta syiar.
Menanggapi kegiatan tersebut, Kepala MAN 1 Yogyakarta, H. Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kesungguhan para santri dalam menjalankan amanah pengabdian.
“Saya merasa bangga melihat anak-anak mampu beradaptasi dengan cepat dan langsung berkontribusi aktif di tengah masyarakat. Inilah esensi pendidikan di madrasah: ilmu yang dipelajari tidak berhenti di kelas, tetapi hadir dan memberi manfaat nyata,” tuturnya.
Ia juga berharap kegiatan seperti ini mampu membentuk karakter santri yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara spiritual dan sosial. “Syiar ini adalah proses pembelajaran kehidupan. Ketika santri belajar membimbing, melayani, dan membersamai masyarakat, di situlah kepemimpinan dan empati mereka tumbuh,” tambahnya.
Kehadiran Kelompok 1 pada hari kedua ini tidak hanya menghadirkan aktivitas keagamaan, tetapi juga membangun kedekatan emosional dan semangat kebersamaan. Diharapkan, rangkaian kegiatan tersebut mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi warga RT 05 Kwasen, sekaligus menjadi bekal berharga bagi para santri dalam mengasah empati, kemampuan mengajar, serta jiwa kepemimpinan mereka di tengah masyarakat. (H.A/Tmz)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”










































































