Yogyakarta — Seorang murid dari MTs Negeri 9 Bantul, Muhammad Wijdan Zulkarnain, berhasil meraih kesempatan istimewa berupa golden ticket untuk masuk MAN 1 Yogyakarta tanpa melalui tes seleksi. Kesempatan tersebut diperoleh setelah dirinya menorehkan prestasi dalam cabang lomba dai pada ajang KUACI #8 Alnesa Competition 2026.
Momen membanggakan ini terungkap dalam sesi wawancara yang dilakukan seusai pengumuman pemenang. Wijdan mengaku tidak menyangka bisa mendapatkan kesempatan emas tersebut, bahkan sempat tidak mampu berkata-kata saat namanya diumumkan sebagai penerima golden ticket.
“Saya benar-benar tidak menyangka, sampai sempat tidak bisa berkata-kata. Ini seperti mimpi yang jadi kenyataan,” ungkap Wijdan.
Di balik pencapaian tersebut, terdapat perjuangan panjang yang telah ia lalui selama kurang lebih dua tahun. Wijdan mengungkapkan bahwa dirinya telah beberapa kali mengikuti lomba dai, namun belum berhasil meraih hasil maksimal.
“Saya sudah berjuang sekitar dua tahun, sempat beberapa kali gagal. Tapi justru dari kegagalan itu saya terus belajar dan memperbaiki diri, sampai akhirnya bisa meraih hasil ini,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan bahwa keberhasilannya tidak lepas dari sosok yang menjadi panutannya dalam berdakwah. Wijdan mengaku menjadikan Tomzy, salah satu murid MAN 1 Yogyakarta yang berprestasi di bidang dai, sebagai role model.
Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi murid lainnya untuk terus berprestasi dan berani mencoba berbagai kompetisi. Selain itu, program golden ticket juga menjadi bentuk apresiasi MAN 1 Yogyakarta terhadap murid berprestasi yang memiliki potensi unggul. (www)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”











































































