Yogyakarta – Suasana religius terasa sejak pagi di lingkungan MAN 1 Yogyakarta, Selasa (3/3/2026). Murid-murid kelas XI mengikuti kegiatan Pesantren Ramadan yang diselenggarakan madrasah mulai pukul 07.00 WIB sebagai bagian dari pembinaan spiritual selama bulan suci. Kegiatan ini menjadi momentum bagi para murid untuk memperdalam pemahaman keislaman sekaligus memperkuat kebiasaan ibadah di tengah aktivitas belajar.
Pesantren Ramadan ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan murid MAN 1 Yogyakarta, menumbuhkan akhlak Islami dalam kehidupan sehari-hari, serta memperkuat kedekatan murid dengan Al-Qur’an. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu membangun kedisiplinan serta membentuk karakter religius yang menjadi ciri khas pendidikan madrasah.
Kegiatan dimulai sejak pagi dengan persiapan, presensi kehadiran, serta pengumpulan telepon genggam peserta guna menciptakan suasana belajar yang lebih fokus. Para murid kemudian melaksanakan shalat Dhuha dan shalat Hajat berjamaah di masjid madrasah. Seusai shalat, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan doa-doa serta program One Day One Hadis sebagai pengingat nilai-nilai sunnah dalam kehidupan sehari-hari.
Dari masjid, para peserta diarahkan menuju aula untuk mengikuti pembacaan ma’tsurat atau doa pagi. Suasana khusyuk berlanjut ketika para murid melakukan tadarus bersama, membaca Surah Yasin, Al-Waqiah, dan Ar-Rahman sebagai bagian dari upaya mendekatkan diri kepada Al-Qur’an.

Setelah penyampaian informasi dari panitia dan waktu istirahat, para murid mengikuti Kajian Ramadan bertema “Etika Islami” yang disampaikan oleh Ustadz Abdul Kahfi Amrulloh, M.Pd.I. Dalam kajian tersebut murid diajak memahami pentingnya menjaga adab dan etika dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam pergaulan, belajar, maupun dalam berinteraksi di masyarakat.
Kepala MAN 1 Yogyakarta Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd. menyampaikan bahwa Pesantren Ramadan merupakan bagian penting dari proses pendidikan di madrasah yang tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter spiritual murid. Menurut Edi, bulan Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk menanamkan kembali nilai-nilai keimanan, kedisiplinan ibadah, serta akhlak yang baik kepada para murid. “Melalui kegiatan Pesantren Ramadan ini, kami berharap murid tidak hanya memahami ajaran Islam secara teori, tetapi juga mampu mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Edi.
Edi juga berharap kegiatan ini dapat menjadi pengalaman spiritual yang bermakna bagi para murid sehingga semangat beribadah dan kedekatan dengan Al-Qur’an dapat terus terjaga, tidak hanya selama Ramadan tetapi juga dalam kehidupan mereka ke depan. Melalui kegiatan Pesantren Ramadan ini, MAN 1 Yogyakarta berupaya menghadirkan suasana pembelajaran yang tidak hanya menambah wawasan keagamaan, tetapi juga membentuk generasi muda yang religius, berkarakter, dan berakhlak mulia. (luf)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































