Bantul (MAN 2 Bantul) – Forkab Rohis Bantul menggelar acara Goes to School di SMKN 1 Bantul, dengan tema “Moderasi Beragama.” Acara yang berlangsung pada hari Jum’at (16/5/25) bertujuan untuk memperkenalkan konsep moderasi beragama kepada para siswa, serta menumbuhkan sikap toleransi dan saling menghormati antar umat beragama.
Acara dimulai dengan sambutan hangat dari Kepala SMKN 1 Bantul, Raharjo. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapannya agar acara ini dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai pentingnya sikap moderat dalam beragama. “Dengan moderasi beragama, kita bisa hidup berdampingan dengan damai dan harmonis, tanpa terjebak pada ekstremisme atau intoleransi,” ujarnya.
Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan sesi pencerahan yang dibawakan oleh Mubtadiin, seorang tokoh agama yang dikenal luas di kalangan masyarakat Bantul. Dalam ceramahnya, Mubtadiin menjelaskan konsep moderasi beragama secara sederhana namun mendalam, dengan menekankan bahwa moderasi beragama bukan hanya soal pemahaman agama yang mendalam, tetapi juga penerapannya dalam kehidupan sehari-hari dengan penuh toleransi. 1 Bantul dengan Tema Moderasi Beragama
Mubtadiin mengungkapkan bahwa moderasi beragama mengajarkan umat beragama untuk tidak mudah terprovokasi oleh paham-paham yang merusak kerukunan antar umat beragama. “Kita harus saling menghormati perbedaan dan mengedepankan sikap toleransi dalam segala hal,” tambahnya.
Acara ini diikuti oleh ratusan siswa SMKN 1 Bantul yang terlihat antusias dalam mengikuti setiap sesi, mulai dari materi yang disampaikan hingga sesi tanya jawab. Kegiatan ini diharapkan dapat menambah wawasan dan pemahaman siswa dalam menghadapi tantangan kehidupan beragama di era modern yang penuh dinamika.
Forkab Rohis Bantul mengapresiasi dukungan penuh dari pihak SMKN 1 Bantul dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga bijaksana dalam beragama. (Mbtdn)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































