Karawang, 19 Juli 2025 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 34 Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) melaksanakan kegiatan pelatihan bertajuk “Inovasi Desain, Anak Muda Kemas UMKM Keluarga” di Yayasan Pondok Pesantren Al-Kautsar, Desa Pasirtanjung, Kecamatan Lemahabang, Karawang. Kegiatan ini menyasar kalangan anak muda dan remaja sebagai peserta utama dalam rangka meningkatkan kreativitas serta keterampilan desain untuk mendukung usaha keluarga berbasis UMKM.
Pelatihan ini menjadi salah satu program bidang ekonomi KKN 34 Unsika yang bertujuan mendorong generasi muda desa agar mampu mengambil peran dalam mengembangkan produk lokal, terutama dalam aspek branding dan kemasan. UMKM yang dikelola oleh keluarga atau lingkungan sekitar dinilai memiliki potensi besar, namun sering kali belum maksimal dalam hal tampilan produk.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (19/7) ini diawali dengan sesi materi singkat mengenai pentingnya branding dalam membangun identitas produk. Peserta diajak memahami bagaimana desain logo dan kemasan menjadi elemen penting dalam menarik perhatian konsumen dan meningkatkan nilai jual suatu produk.
Setelah sesi teori, kegiatan dilanjutkan dengan workshop interaktif pembuatan logo dan desain kemasan sederhana. Peserta diberikan kebebasan untuk mengembangkan ide dan menerapkannya langsung menggunakan tools desain sederhana dengan aplikasi desain berbasis website yang mudah diakses oleh pemula. Mahasiswa KKN berperan sebagai fasilitator dalam proses ini, membimbing peserta mulai dari menggali konsep hingga mengeksekusi desain yang siap diterapkan.
Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman dasar tentang visual branding, tetapi juga mampu menciptakan desain kemasan produk UMKM keluarga secara mandiri. Beberapa peserta bahkan langsung mencoba mendesain ulang kemasan produk buatan orang tua mereka, mulai dari makanan ringan hingga kerajinan tangan.
Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal munculnya pelaku-pelaku kreatif di lingkungan Desa Pasirtanjung, sekaligus menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa KKN dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan bisa terus berlanjut untuk menciptakan desa yang mandiri secara ekonomi dan kreatif dalam inovasi lokal.