TANGSEL – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur di kawasan permukiman.
Salah satu proyek yang tengah berjalan adalah pembangunan jalan dan drainase di Perumahan Arya Graha, sebuah kawasan yang sejak 2004 tidak tersentuh penataan setelah ditinggalkan pengembang.
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan menegaskan, bahwa pembangunan kali ini tidak hanya berfokus pada perbaikan jalan, tetapi juga penataan saluran air agar permasalahan banjir dapat teratasi. Menurutnya, kualitas konstruksi yang digunakan sudah cukup baik.
“Di sini ada juga betonisasi dengan kekuatan beton K-350, menurut saya itu sudah bagus. Selain itu, ada juga pengaspalan, kemudian pembangunan drainase utama yang menuju saluran besar, serta drainase penunjang atau saluran kecil yang ada di depan rumah warga,” kata Pilar saat meninjau lokasi, Jumat 29 Agustus 2025.
Selain itu, lanjut Pilar, hasil penataan mulai terlihat. Ketika hujan deras beberapa waktu lalu, kawasan tersebut sudah tidak lagi mengalami genangan.
“Alhamdulillah kemarin sempat ada hujan besar, dan dari keterangan warga sudah tidak ada lagi genangan, tidak ada banjir. Namun, ini memang masih berproses. Mudah-mudahan kalau sudah selesai semua, hasilnya bisa lebih tuntas,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimta) Tangsel, Aries Kurniawan menjelaskan, bahwa penataan ini merupakan yang pertama sejak kawasan tersebut diambil alih dari pengembang.
“Perumahan ini sebelumnya milik PT Cipta Tangkas dan di-take over oleh PT Kubah Mas Cemerlang pada 2004. Baru pada 2017 kawasan ini diserahkan ke Pemkot Tangsel. Penataan dilakukan karena kawasan ini rawan banjir,” ungkapnya.
Menurutnya, fokus utama adalah pembangunan drainase baru, terutama di sekitar masjid.
Aries menjelaskan, sebelumnya saluran pembuangan justru mengarah ke area masjid sehingga sering menimbulkan genangan.
“Total panjang drainase sekitar 1,7 kilometer dengan lebar bervariasi antara 40 cm hingga 80 cm. Untuk turap lebarnya sekitar 1 meter,” jelasnya.
Lebih jauh, Lanjunya lagi, pengerjaan telah dimulai sejak akhir Juli dan ditargetkan rampung pada Desember 2025 dan Rinciannya meliputi pembangunan saluran sepanjang 1,7 km serta penataan jalan berupa betonisasi seluas 2.367 m², pengaspalan hotmix 1.956 m², dan paving block 2.975 m², dengan total luas penanganan jalan mencapai 7.298 m².
“Sekarang sudah berjalan sekitar satu bulan. Fokus kita memang pada penanganan banjir. Biasanya air bisa naik hingga 60 cm, meski surut dalam 30 menit. Karena alirannya menuju Situ Sasak, maka akan kita koordinasikan dengan Dinas SDA agar lebih lancar,” jelasnya.
Dilokasi yang sama, Ketua RT 03, Yusra Nuranda menyampaikan, apresiasi atas langkah Pemkot Tangsel melalui Dinas Perkimta yang telah memperbaiki kawasan Perumahan Arya Graha.
“Semoga kedepan lingkungan kita semakin indah dan nyaman ditinggali. Yang terpenting setelah dibangun, warga juga harus ikut merawat. Di RW 016 ini ada tiga RT, nanti kami akan bekerja sama menjaga fasilitas agar berkelanjutan,” katanya.
Yusra menambahkan, sekitar 180 kepala keluarga yang tinggal di kawasan tersebut selama ini kerap menghadapi genangan setinggi 60 cm saat hujan deras, meskipun biasanya cepat surut.
“Meski cepat turun, tetap saja merepotkan. Karena itu warga sangat berterima kasih atas penataan ini. Terima kasih kepada Pak Wali, Pak Wakil, dan Kepala Dinas Perkimta,” pungkasnya.(Dion)