KKN kelompok 3 Desa Aramiyah, 04 Juli 2025 — Anak-anak di Desa Aramiyah/Kecamatan Birem Bayeun menunjukkan bakat terpendam mereka dalam sebuah kegiatan yang diselenggarakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 3 dari IAIN LANGSA. Bertempat di Gedung Serba guna, puluhan anak dari berbagai usia dengan penuh antusias mengikuti Lomba Mewarnai yang bertujuan mengasah kreativitas dan motorik halus mereka. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja mahasiswa KKN di bidang pendidikan.
Menurut Riski Dikriyanus, Koordinator Kelompok KKN, lomba mewarnai dipilih karena dianggap sebagai cara yang efektif dan menyenangkan untuk menstimulasi imajinasi anak. “Kami melihat potensi besar pada anak-anak di sini. Melalui lomba ini, kami tidak hanya ingin melihat hasil mewarnai yang bagus, tetapi juga ingin memotivasi mereka untuk berani mengekspresikan ide dan kreativitasnya,” jelasnya. Suasana balai desa seketika berubah menjadi studio seni dadakan.
Dengan pensil warna, krayon, dan spidol di tangan, anak-anak mulai fokus mewarnai gambar yang telah disediakan. Beberapa anak terlihat sangat serius, sementara yang lain sesekali berdiskusi dengan teman-temannya. Para mahasiswa KKN pun berkeliling, memberikan bimbingan dan semangat. Orang tua yang mendampingi juga menyambut baik inisiatif ini.
Salah satu orang tua, Maimunah, merasa senang anaknya bisa mendapatkan kegiatan positif. “Kegiatan ini sangat bermanfaat. Anak saya jadi lebih semangat dan fokus. Selain itu, ini juga jadi kesempatan bagi anak-anak untuk bersosialisasi dan berkompetisi secara sehat,” ungkapnya. Setelah waktu habis, karya-karya anak dipajang dan dinilai oleh tim juri yang terdiri dari mahasiswa KKN dan guru setempat. Penilaian tidak hanya didasarkan pada kerapihan, tetapi juga pada pemilihan warna dan kreativitas.
Pemenang lomba mendapatkan hadiah berupa alat tulis dan buku bacaan, yang diharapkan dapat menunjang semangat belajar mereka. Melalui kegiatan sederhana ini, mahasiswa KKN berhasil menanamkan benih kreativitas pada generasi muda di Desa Aramiyah /Kecamatan Birem Bayeun. Mereka membuktikan bahwa proses belajar tidak harus selalu formal, melainkan bisa dikemas dalam bentuk yang menyenangkan dan penuh makna.