Semangat dan Kemandirian Tumbuh dalam Kegiatan Persami SDI Wangka Wangka
Wangka Wangka, Kecamatan Pacar, Kabupaten Manggarai Barat —
Suasana semangat dan keceriaan menyelimuti lingkungan SDI Wangka Wangka pada tanggal 8–9 September 2025, saat sekolah ini sukses menyelenggarakan Perkemahan Sabtu–Minggu (Persami) yang diikuti oleh peserta didik dari kelas IV, V, dan VI. Kegiatan ini menjadi momen istimewa untuk membentuk karakter, kemandirian, serta rasa kebersamaan seluruh siswa melalui kegiatan kepramukaan yang penuh makna.
Kegiatan Persami tahun 2025 ini dipimpin langsung oleh Ketua Kwartir Ranting (Kwaran) Pacar, yang juga menjabat sebagai Kepala Sekolah SDI Watu Wangka sekaligus Pembina Pramuka SDI Wangka Wangka, Ibu Maria Ivonita Jehalut, S.Pd.Gr. Beliau hadir bersama para guru dan pembina pramuka SDI Wangka Wangka yang turut mendampingi peserta selama kegiatan berlangsung.

Dalam sambutannya, Ibu Maria Ivonita Jehalut menegaskan pentingnya kegiatan kepramukaan dalam membentuk pribadi yang tangguh, disiplin, dan bertanggung jawab.
“Persami bukan sekadar kegiatan berkemah, tetapi juga wadah untuk belajar hidup mandiri, bekerja sama, dan saling menghargai. Lewat Pramuka, anak-anak belajar menjadi pemimpin bagi dirinya sendiri dan bagi lingkungannya,” ujar beliau dengan penuh semangat.
Selama dua hari pelaksanaan, berbagai kegiatan menarik mengisi jadwal Persami, mulai dari apel pembukaan, pelatihan baris-berbaris, kegiatan jelajah alam, lomba ketangkasan, hingga malam api unggun dan pentas seni. Anak-anak menunjukkan antusiasme yang luar biasa dalam setiap kegiatan, bahkan sejak pagi hingga malam hari tetap terlihat semangat dan gembira.

Salah satu momen paling ditunggu adalah lomba atraksi dari setiap kelas. Masing-masing kelas menampilkan kreativitas terbaiknya melalui tarian daerah, lagu pramuka, drama edukatif, hingga yel-yel penuh semangat. Setiap penampilan berhasil memukau para pembina dan penonton. Suasana riuh tepuk tangan dan sorak sorai menggema di seluruh area perkemahan, menandakan kebanggaan dan kebersamaan yang terjalin kuat antar peserta.
Malam hari menjadi puncak kegiatan dengan api unggun persahabatan. Di bawah langit malam yang cerah, nyala api unggun memantulkan cahaya hangat di wajah-wajah ceria para peserta. Mereka menyanyikan lagu-lagu pramuka dengan penuh semangat, menampilkan berbagai atraksi, dan menikmati suasana kebersamaan yang sulit dilupakan.
Keesokan harinya, kegiatan diakhiri dengan upacara penutupan Persami, di mana para pembina memberikan apresiasi dan penghargaan kepada regu-regu yang berprestasi dalam berbagai lomba. Wajah-wajah bahagia dan bangga tampak menghiasi setiap anak yang telah berhasil menyelesaikan kegiatan dengan baik.
Kegiatan Persami SDI Wangka Wangka tahun 2025 ini tidak hanya menjadi ajang latihan dan hiburan, tetapi juga menjadi pembelajaran hidup yang berharga. Melalui kegiatan ini, para peserta didik belajar arti kerjasama, kedisiplinan, kemandirian, serta cinta alam dan tanah air.
Dengan semangat yang membara dan kerja sama dari seluruh pihak, Persami SDI Wangka Wangka berjalan dengan sukses dan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta dan pembina. Semoga semangat kepramukaan ini terus tumbuh dan menginspirasi generasi muda di Kecamatan Pacar dan sekitarnya.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































