Buku Seni Berpikir Positif merupakan salah satu karya pengembangan diri yang mengajarkan bagaimana kekuatan pikiran dapat membentuk kehidupan seseorang. Ditulis oleh Dr. Norman Vincent Peale, buku ini menghadirkan pandangan bahwa kebahagiaan, kesuksesan, dan ketenangan batin berawal dari kemampuan seseorang mengendalikan pikirannya. Dengan bahasa yang ringan namun bermakna, penulis mengajak pembaca untuk memahami pentingnya berpikir positif sebagai kunci utama dalam menghadapi berbagai persoalan hidup. Peale menegaskan bahwa manusia tidak dapat mengubah situasi atau kondisi di luar dirinya, tetapi ia selalu memiliki kendali atas cara berpikir dan sikapnya terhadap keadaan tersebut. Lewat buku ini, penulis berusaha membuka mata pembaca bahwa kekuatan pikiran bukan sekadar teori, melainkan energi yang mampu menggerakkan seseorang menuju kehidupan yang lebih baik dan lebih bermakna.
Dalam setiap babnya, Peale menguraikan berbagai prinsip dan langkah-langkah praktis untuk membangun pola pikir positif. Ia menekankan bahwa berpikir positif bukan berarti menolak kenyataan atau berpura-pura bahagia, melainkan kemampuan untuk melihat sisi baik di tengah kesulitan dan tetap berpegang pada harapan meskipun situasi tampak buruk. Buku ini dipenuhi dengan kisah nyata dan pengalaman hidup orang-orang yang berhasil mengubah nasib mereka karena kekuatan berpikir positif. Misalnya, ada cerita tentang seseorang yang sebelumnya terpuruk dalam kegagalan bisnis, namun karena terus menanamkan pikiran optimis dan semangat pantang menyerah, ia akhirnya mampu bangkit dan meraih kesuksesan yang lebih besar. Contoh-contoh semacam ini membuat isi buku terasa hidup dan nyata, sehingga pembaca tidak hanya belajar teori, tetapi juga bisa meneladani pengalaman orang lain.
Penulis juga menjelaskan bahwa pikiran negatif sering kali menjadi akar dari berbagai kegagalan dan penderitaan manusia. Saat seseorang membiarkan dirinya dipenuhi rasa takut, cemas, iri, atau putus asa, maka energi buruk itu akan menghambat langkah dan menutup jalan menuju kesuksesan. Oleh karena itu, Peale mengajak pembaca untuk melatih pikiran mereka agar lebih fokus pada hal-hal yang baik dan membangun. Salah satu pesan penting dalam buku ini adalah pentingnya berbicara positif kepada diri sendiri. Ucapan dan keyakinan yang kita tanamkan dalam pikiran ternyata memiliki kekuatan besar dalam membentuk realitas. Bila seseorang meyakini dirinya mampu, maka alam bawah sadarnya akan bekerja mendukung keyakinan tersebut; sebaliknya, bila ia merasa tidak sanggup, maka pikirannya akan mencari alasan untuk membenarkan ketidakmampuannya.
Selain mengajarkan pola pikir, buku ini juga memberikan panduan praktis untuk menerapkan berpikir positif dalam kehidupan sehari-hari. Peale menyarankan pembaca untuk memulai hari dengan rasa syukur, menjaga lingkungan pertemanan yang mendukung, serta menjauhkan diri dari orang-orang yang membawa pengaruh negatif. Ia menulis bahwa pikiran positif tidak akan tumbuh di lingkungan yang dipenuhi keluhan dan pesimisme. Pembaca juga diajak untuk memperkuat iman dan keyakinan spiritual, karena menurut Peale, hubungan yang kuat dengan Tuhan dapat menenangkan hati dan menumbuhkan optimisme yang sejati. Kekuatan spiritual dianggap sebagai sumber utama energi positif yang tidak akan habis, bahkan saat menghadapi cobaan hidup. Melalui keseimbangan antara pikiran, perasaan, dan keyakinan, seseorang dapat mencapai kebahagiaan yang sejati.
Kelebihan dari Seni Berpikir Positif terletak pada gaya penulisannya yang sederhana namun inspiratif. Peale tidak menggunakan istilah psikologi yang rumit, melainkan menjelaskan konsep dengan contoh nyata yang mudah dipahami oleh pembaca dari berbagai kalangan. Buku ini juga sarat dengan kalimat motivasi yang dapat membangkitkan semangat. Misalnya, penulis sering mengingatkan bahwa “Anda adalah apa yang Anda pikirkan,” sebuah kalimat sederhana yang menyimpan makna mendalam tentang kekuatan pikiran dalam membentuk karakter dan nasib seseorang. Banyak pembaca merasa termotivasi karena buku ini tidak hanya mengajarkan cara berpikir positif, tetapi juga memberi dorongan moral dan spiritual untuk menjadi pribadi yang lebih kuat, lebih tenang, dan lebih bersyukur.
Namun demikian, buku ini tidak lepas dari kekurangan. Beberapa pembaca menilai bahwa isi buku terasa berulang karena penulis sering mengulangi pesan yang sama tentang pentingnya berpikir positif. Bagi orang yang sudah sering membaca buku pengembangan diri, sebagian gagasan Peale mungkin terdengar umum dan tidak terlalu baru. Meski begitu, pengulangan tersebut sebenarnya dapat dianggap sebagai cara penulis untuk menegaskan pesan penting agar lebih melekat dalam benak pembaca. Selain itu, beberapa bagian buku juga terlalu menitikberatkan pada aspek spiritualitas, sehingga bagi pembaca yang mencari pendekatan ilmiah, buku ini mungkin terasa terlalu religius. Namun hal ini tidak mengurangi nilai keseluruhan buku sebagai sumber inspirasi yang membangun semangat hidup positif.
Secara keseluruhan, Seni Berpikir Positif adalah buku yang patut dibaca oleh siapa saja yang ingin memperbaiki cara pandang terhadap kehidupan. Pesan utama yang ingin disampaikan Peale sangat jelas, yaitu bahwa perubahan besar dalam hidup selalu berawal dari perubahan dalam pikiran. Dengan berpikir positif, seseorang dapat melihat peluang di balik kesulitan, menemukan kekuatan dalam diri sendiri, dan menciptakan kehidupan yang lebih damai serta bahagia. Buku ini mengajarkan bahwa kesuksesan bukan hanya tentang seberapa keras seseorang bekerja, tetapi juga seberapa kuat ia menjaga pikirannya agar tetap sehat dan optimis. Dengan membaca buku ini, pembaca akan diajak untuk memahami bahwa setiap masalah memiliki sisi baik yang bisa dijadikan pelajaran, dan bahwa setiap kegagalan hanyalah jalan menuju keberhasilan yang lebih besar.
Dengan bahasa yang mengalir dan kisah yang menggugah, Seni Berpikir Positif tidak hanya menjadi bacaan, tetapi juga sahabat dalam perjalanan menuju perubahan diri. Pesan-pesan moral yang disampaikan dapat menjadi panduan untuk menjalani hidup dengan hati yang lebih lapang dan pikiran yang lebih terbuka. Peale berhasil membuktikan bahwa berpikir positif bukan sekadar teori, melainkan seni hidup yang harus dilatih dan diterapkan setiap hari. Bagi siapa pun yang sedang merasa terpuruk, kehilangan arah, atau kehilangan motivasi, buku ini bisa menjadi sumber kekuatan baru. Seni Berpikir Positif mengingatkan kita bahwa dalam setiap tantangan selalu ada harapan, dan selama kita memilih untuk berpikir positif, selalu ada jalan menuju kebahagiaan dan kesuksesan.
Judul : Seni Berfikir Positif
Penulis : brian adam
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit : 2020
Tebal buku : 250
Ukuran buku : 13.5 x 20 cm
Kategori : pengembangan diri
Harga buku : 50.000
Nama : Muhammad Reihan Pasha
Fakultas : Pertanian dan Peternakan
Prodi : Peternakan
Universitas Muhammadiyah Malang
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































