Bantul (MTs N 6 Bantul) – Guru dan pegawai MTs N 6 Bantul kembali menunjukkan budaya positif yang telah lama menjadi bagian dari karakter madrasah, yaitu budaya antri. Kebiasaan ini tampak jelas saat sesi istirahat pada kegiatan Pelatihan Implementasi Kurikulum Berbasis Capaian (KBC) dan Deep Learning yang berlangsung di Wisma Sargede Jl. Pramuka Yogyakrata pada Jum’at (14/11). Meskipun suasana pelatihan cukup padat dan peserta membutuhkan waktu rehat, seluruh guru dan pegawai tetap tertib menunggu giliran tanpa saling mendahului.
Budaya antri ini menjadi contoh nyata penerapan nilai kedisiplinan dan saling menghargai di tengah aktivitas profesional. Para peserta pelatihan tampak dengan sadar menempatkan diri sesuai urutan, baik saat mengambil konsumsi maupun memanfaatkan fasilitas lainnya. Sikap sederhana namun bermakna ini menunjukkan bahwa nilai karakter yang selama ini ditekankan dalam proses pendidikan benar-benar dihidupkan oleh para pendidik dan tenaga kependidikan.
Penerapan budaya antri saat break pelatihan juga mencerminkan komitmen madrasah dalam membangun lingkungan kerja yang nyaman, kondusif, dan penuh etika. Para guru tidak hanya diajarkan untuk profesional dalam administrasi dan pembelajaran, tetapi juga menampilkan keteladanan dalam perilaku sehari-hari. Hal ini menjadi bagian penting dari pembentukan budaya madrasah yang kuat dan inspiratif.
Dengan terbiasanya budaya antri dalam berbagai kesempatan, MTs N 6 Bantul berharap semangat ketertiban dan kesadaran kolektif ini dapat menular kepada para siswa. Guru dan pegawai yang mampu memberi contoh nyata akan mempermudah proses internalisasi nilai karakter pada peserta didik. Melalui kebiasaan kecil namun konsisten seperti ini, madrasah terus berupaya mewujudkan lingkungan yang berintegritas dan berkeadaban.(nan)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”










































































