Sidoarjo — Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di SMKN 2 Buduran pada Senin, 29 September 2025, sebagai bentuk implementasi tridarma perguruan tinggi. Kegiatan ini mengangkat tema “Peran Teknologi Dalam Peningkatan Perilaku Bela Negara di Era Digital” ini ditujukan kepada peserta didik kelas X Bisnis Digital sebagai upaya peningkatan pemahaman mengenai nilai-nilai bela negara yang relevan dengan perkembangan teknologi informasi saat ini.
Dalam kegiatan sosialisasi ini, tim UPN “Veteran” Jawa Timur menjelaskan bahwa konsep bela negara tidak hanya berkaitan dengan pembelaan fisik, tetapi juga mencakup sikap, perilaku, dan tindakan warga negara dalam menghadapi berbagai ancaman nonmiliter. Pada era digital saat ini, ancaman tersebut dapat berupa misinformasi, penyalahgunaan media sosial, serangan cyber, hingga rendahnya kesadaran etika digital di kalangan generasi muda.
Materi yang disampaikan meliputi pemahaman dasar bela negara, ancaman digital, keamanan cyber, etika bermedia sosial, dan pentingnya literasi informasi. Siswa- siswi diajak memahami bagaimana tindakan sederhana seperti memilih informasi, menjaga jejak digital, hingga menghargai perbedaan di ruang online merupakan bagian dari perilaku bela negara yang relevan di masa kini.
Selain paparan materi, kegiatan dibuat interaktif melalui diskusi dua arah, contoh kasus nyata, serta sesi tanya jawab yang memberi ruang bagi siswa-siswi untuk menyampaikan pengalaman dan tantangan mereka dalam menggunakan media digital.
Salah satu siswa menyampaikan kesan positif terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, materi yang diberikan sangat bermanfaat karena membuat siswa lebih lebih memahami bahwa bela negara tidak hanya terkait hal-hal besar, tetapi juga dapat diterapkan dalam kegiatan sehari-hari. Penjelasan yang disampaikan dianggap jelas, dan pemateri dinilai ramah sehingga suasana penyampaian materi terasa nyaman. Ia berharap kegiatan sosialisasi semacam ini dapat lebih sering dilakukan, mengingat masih banyak siswa-siswi yang belum memahami pentingnya sikap bela negara.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini karena sejalan dengan kebutuhan siswa jurusan Bisnis Digital yang sehari-hari berhubungan dengan teknologi. Ibu Supeni, turut memberikan apresiasi. Beliau menilai bahwa kegiatan ini sangat membantu dalam menambah wawasan para siswa-siswi. Menurutnya, kehadiran mahasiswa memberikan energi baru sekaligus dorongan positif bagi peserta didik. Materi yang dibawakan dianggap relevan dengan perkembangan zaman, khususnya mengenai penggunaan teknologi secara bijak sebagai bagian dari bela negara. Ibu Supeni juga mengapresiasi penyampaian materi yang komunikatif dan menarik, sehingga mudah dipahami oleh para siswa-siswi.
Melalui kegiatan ini, siswa-siswi diharapkan mampu mengintegrasikan nilai-nilai bela negara ke dalam aktivitas mereka sebagai generasi digital, mulai dari membangun jejak digital yang positif, menghindari konten merugikan, hingga mampu menggunakan teknologi sebagai sarana kontribusi bagi bangsa.
Kegiatan ini ditutup dengan suasana hangat dan penuh kesan positif dari kedua belah pihak, baik dari siswa maupun mahasiswa. Para mahasiswa berharap bahwa melalui kegiatan bertema “ Peran Teknologi Dalam Peningkatan Perilaku Bela Negara” ini, para siswa-siswi dapat semakin memahami pentingnya menjaga keamanan, etika, dan tanggung jawab dalam penggunaan teknologi. Diharapkan pula, pemahaman tersebut dapat mendorong generasi muda untuk berperan aktif dalam memperkuat persatuan serta menerapkan nilai-nilai bela negara dalam aktivitas sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di ruang digital.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”






































































