Titrasi kompleksometri merupakan salah satu metode analisis kuantitatif yang digunakan untuk menentukan konsentrasi ion logam dalam larutan melalui pembentukan kompleks antara logam dan ligan. EDTA (Etilen Diamin Tetra Asetat) menjadi ligan yang paling banyak digunakan karena kemampuanya membentuk kompleks stabil dengan berbagai ion logam, terutama Ca dan Mg. Oleh sebab itu, teknik ini sangat penting dalam analisis kualitas air, industri, dan farmasi (Alisya et al., 2021).
Metode ini menggunakan ini menggunakan indikator Eriochrome Black T (EBT) yang berubah warna dari merah anggur menjadi biru pada titik akhir titrasi , serta buffer atau bisa disebut sebagai larutan penyangga pH 10 untuk menjaga kondisi optimal proses pembentukan kompleks. Prinsip dasr titrasi kompleksometri adalah bahwa satu molekul EDTA berikatan kuat dengan satu ion logam divalen, sehingga jumlah logam dapat ditentukan berdasarkan volume EDTA yang terpakai (Amelia et al., 2023).
Penerapan dalam Kehidupan sehari-hari
1. Analisis Kesadahan Air Rumah Tangga
Titrasi kompleksometri secara luas digunakan untuk mengukur kadar kesadahan air yang berasal dari ion Ca²⁺ dan Mg²⁺. Air sadah dapat menyebabkan kerak pada peralatan rumah tangga seperti pemanas air, panci, dan mesin cuci. Dengan mengetahui tingkat kesadahan, masyarakat dapat menentukan apakah perlu menggunakan water softener, filter, atau metode pengolahan air lainnya.
2. Industri Minuman dan Pangan
Banyak industri makanan dan minuman membutuhkan air dengan tingkat kesadahan tertentu. Misalnya, industri air mineral, susu, dan minuman fermentasi harus memastikan kandungan mineral tidak melebihi standar agar tidak memengaruhi rasa dan kestabilan produk. Metode kompleksometri menjadi metode standar dalam pengujian tersebut.
3. Pengolahan Air Bersih
Dalam instalasi pengolahan air minum (IPAL), penentuan kadar Ca²⁺ dan Mg²⁺ penting untuk menentukan kebutuhan bahan kimia penurun kesadahan, seperti soda ash atau kapur. Titrasi kompleksometri digunakan sebagai pengujian rutin untuk menjaga kualitas air sebelum didistribusikan ke masyarakat.
4. Industri Farmasi
Banyak produk farmasi, seperti tablet kalsium atau magnesium, harus dianalisis tingkat logamnya menggunakan metode kompleksometri untuk menjamin dosis yang akurat dan keamanan produk.
5. Analisis Lingkungan
Titrasi kompleksometri digunakan untuk memantau kadar logam dalam limbah cair industri, sehingga dapat mencegah pencemaran lingkungan. Logam berat seperti Pb²⁺ dan Zn²⁺ juga dapat dianalisis melalui variasi metode kompleksometri.
Titrasi kompleksometri sangat sensitif terhadap pH, sehingga penggunaan buffer menjadi langkah wajib. Pada pH 10, EDTA berada pada bentuk aktif yang mampu mengikat ion Ca dan Mg secara optimal. Jika pH tidak dikontrol, kestabilan kompleks menurun dan hasil titrasi menjadi tidak akurat (Astuti et al., 2016).
Perubahan warna indikator EBT pada titik akhir terjadi karena EBT awalnya membentuk kompleks dengan ion logam sehingga berwarna merah. Ketika EDTA ditambahkan dalam jumlah cukup, EDTA mengambil alih ikatan dengan ion logam dan indikator kembali ke bentuk bebas yang berwarna biru. Hal inilah yang menjadi penanda akhir titrasi (Bakhtra et al., 2017)
Sumber:
Alisya, N. N., Alwi, M. K., dan Idris, F. P. 2021. Studi Kadar Kesadahan Total Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Merek Lokal di Kota Makassar. Window of Public Health Journal. Vol. 2(4): 570-580.
Amelia, S. R., Prakoso, E. N. J., Ferdiyansah, I., Richo, R. A., dan Kuncara, Y. B. 2023. Analisis Kadar Kesadahan Total pada Air Sumur dan Air PDAM Metode Kompleksometri di Kaliabang Bekasi. Jurnal Sains Teknologi dalam Pemberdayaan Masyarakat. Vol. 4(2): 115-120.
Astuti, D. W., Fatimah, S., dan Anie, S. 2016. Analisis Kadar Kesadahan Total pada Air Sumur di Padukuhan Bandung Playen Gunung Kidul Yogyakarta. Analytical and Environmental Chemistry. Vol.1(1): 70-71.
Bakhtra, D. D. A., Zulharmita, Z., dan Pramudita, V. 2017. Penetapan Kadar Zink pada Sediaan Farmasi dengan Metode Kompleksometri dan Spektrofotometri Serapan Atom. Jurnal Farmasi Higea.Vol. 7(2): 181-189.
Rumhayati, B., Fardiyah, Q., dan Fitratian, R. A. Metode Indeks Pencemaran dalam Penentuan Status Mutu Perairan 2025. CV. Oxy Consultant
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”











































































