Pada era digital seperti sekarang, menjadi konten kreator bukan lagi di jadikan sebagai hobi sederhana saja. Tetapi menjadi konten kreator dapat menjadi pekerjaan yang dapat menghasilkan pemasukan. Dengan menjadi konten kreator gen z dapat mengekspresikan diri sekaligus mendapatkan kesibukan yang produktif dengan menghasilkan peluang pemasukan. Dengan menjadi konten kreator juga, gen z dapat membangun personal branding. Menjadi konten kreator dapat dengan cara menggunakan platform yang saat ini ramai digunakan misalnya tik-tok, serta platform lainnya. Menurut Annur (2023), pada bulan Februari 2023, jumlah pengguna TikTok di Indonesia mencapai 109,9 juta, sehingga menempatkannya di posisi kedua terbanyak di dunia setelah Amerika Serikat. Hal ini dapat dijadikan kesempatan oleh gen z untuk berfikir kreatif membuat video yang dapat di diminati oleh banyak orang. Tik tok menampilkan video dengan durasi singkat sehingga vidionya dapat ditonton dengan cepat tanpa perhatian panjang.

tidak hanya itu, tiktok juga menawarkan berbagai fitur pendukung, seperti efek visual, musik, filter, dan alat pengeditan yang mudah digunakan, bahkan untuk pemula. kemudahan penggunaan ini membuat generasi z merasa lebih percaya diri untuk mulai membuat konten tanpa memerlukan peralatan canggih atau keterampilan teknis yang mendalam. dengan gaya penyampaian yang spontan dan autentik, konten mereka sering kali lebih mudah diterima oleh audiens yang memiliki karakteristik serupa. Selain aspek teknis, faktor sosial juga menjadi pertimbangan penting. Algoritma TikTok yang mampu memberikan visibilitas tinggi kepada kreator baru membuat platform ini sangat menarik. Sebuah video sederhana yang unik atau menghibur dapat dengan cepat menjadi viral, meskipun dibuat oleh pengguna dengan jumlah pengikut yang masih sedikit. Kesempatan untuk mendapatkan pengakuan dan apresiasi secara cepat inilah yang mendorong banyak generasi Z untuk terus mencoba hal-hal baru dalam dunia konten.
Di samping itu, menjadi konten kreator juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai merek. Banyak perusahaan saat ini berlomba-lomba mempromosikan produk mereka melalui kreator muda yang dianggap lebih dekat dengan target pasar. Hal ini menjadikan profesi konten kreator bukan hanya sekadar kegiatan santai, tetapi juga sarana membangun portofolio dan karier jangka panjang.Namun, di balik semua peluang tersebut, terdapat tantangan yang perlu diperhatikan. Konsistensi dalam membuat konten, tekanan untuk mengikuti tren, serta kebutuhan menjaga kesehatan mental adalah beberapa hal yang sering dihadapi oleh para kreator muda. Meskipun demikian, banyak generasi Z yang tetap menjadikan dunia konten sebagai ruang untuk bereksperimen, belajar, dan mengembangkan kreativitas. Dengan perkembangan teknologi yang semakin cepat dan budaya digital yang terus berubah, tidaklah mengherankan jika semakin banyak generasi Z memilih jalur ini sebagai kesibukan sekaligus peluang masa depan. TikTok dan platform sejenisnya bukan hanya menjadi tempat menyalurkan hobi, tetapi juga pintu menuju karier yang menjanjikan dalam industri kreatif.
sumber:
Annur, C. M. (2023). Indonesia Sabet Posisi Kedua Sebagai Negara Pengguna TikTok Terbanyak di Dunia pada Awal 2023. Databoks
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”











































































