Rofinus Jehade, S.Pd., Gr Terpilih sebagai Ketua PGRI Periode Mendatang
Peringatan Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-80 tingkat Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, menjadi momentum besar yang tidak hanya meneguhkan semangat kebersamaan para guru, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam memajukan dunia pendidikan. Kegiatan akbar ini berlangsung dengan penuh hikmat, tertib, dan meriah pada sebuah suasana pagi yang cerah di Lapangan SDN Pau Waka, yang tahun ini dipercaya sebagai tuan rumah pelaksanaan HUT PGRI tingkat kecamatan.
Sejak dini hari, para guru dari berbagai sekolah mulai berdatangan ke lokasi acara. Mereka hadir dengan penuh antusias, mengenakan seragam kebanggaan PGRI yang melambangkan dedikasi, persatuan, dan profesionalisme seorang pendidik. Lapangan SDN Pau Waka berubah menjadi arena pertemuan besar keluarga besar PGRI, menampilkan suasana hangat dan penuh rasa persaudaraan.
Tepat pada pukul 08.00 WITA, seluruh peserta mengikuti apel peringatan HUT PGRI ke-80. Apel ini berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat. Melalui momen ini, para guru diajak kembali merenungkan peran dan tugas luhur mereka sebagai pendidik. Sambutan, refleksi singkat sejarah PGRI, serta penghormatan kepada guru-guru senior membuat suasana apel terasa begitu menyentuh dan bermakna.
Usai apel, suasana acara berubah menjadi lebih meriah. Para guru dan siswa menikmati rangkaian atraksi seni, budaya, dan kreativitas yang ditampilkan oleh masing-masing sekolah se-Kecamatan Macang Pacar. Berbagai penampilan seperti tarian tradisional, paduan suara, musik daerah, hingga pertunjukan kreasi inovatif dari para siswa membuat lapangan bergemuruh oleh tepuk tangan dan sorak sorai penonton.
Salah satu momen paling menarik adalah hadirnya yel-yel Gasing yang menggema lantang di tengah lapangan. Yel-yel ini menjadi simbol energi, semangat kebersamaan, dan ciri khas yang memperkuat identitas komunitas pendidikan Macang Pacar. Kehadirannya sukses membakar semangat seluruh peserta dan menambah warna tersendiri dalam perayaan tahun ini.
Setelah sesi atraksi selesai, acara berlanjut dengan agenda yang tidak kalah penting, yakni pemilihan Ketua PGRI Kecamatan Macang Pacar. Pemilihan ini merupakan proses demokrasi yang sangat menentukan arah organisasi PGRI ke depan dalam mengurus dan memperjuangkan kepentingan guru serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan di wilayah kecamatan.
Proses pemilihan dilakukan secara terbuka, jujur, dan penuh semangat persaudaraan. Semua guru berpartisipasi aktif dalam memberikan suara mereka. Hasil dari proses demokratis ini menetapkan bahwa Kepala SDN Pau Waka, Rofinus Jehade, S.Pd., Gr, terpilih sebagai Ketua PGRI Kecamatan Macang Pacar untuk satu periode mendatang. Kepercayaan yang diberikan kepada beliau merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi, kepemimpinan, dan komitmen yang telah ditunjukkan selama ini dalam dunia pendidikan.
Kemenangan Rofinus Jehade disambut dengan penuh sukacita oleh para guru. Banyak yang berharap bahwa di bawah kepemimpinannya, PGRI Kecamatan Macang Pacar akan semakin solid, progresif, dan mampu menghadirkan program-program yang mendorong peningkatan kualitas guru serta mutu pendidikan di berbagai satuan pendidikan.
Secara keseluruhan, seluruh rangkaian kegiatan HUT PGRI ke-80 ini berlangsung aman, lancar, meriah, dan penuh semangat kebersamaan. Para guru tidak hanya menikmati suasana perayaan, tetapi juga menunjukkan partisipasi aktif dalam membangun organisasi profesi yang kuat.
Peringatan tahun ini menjadi bukti nyata bahwa PGRI Kecamatan Macang Pacar bukan hanya sekadar organisasi, tetapi keluarga besar yang saling mendukung, menguatkan, dan bekerja bersama demi kemajuan pendidikan. Dengan semangat HUT PGRI ke-80, para guru berharap dapat terus berkarya dan menjadi teladan bagi generasi masa depan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































