Wali Kota Benyamin Apresiasi Guru Tangsel: Mayoritas Sudah Jadi P3K
TANGSEL – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie menyampaikan, apresiasi kepada para guru di momen Hari Guru Nasional.
Benyamin menegaskan, bahwa sebagian besar guru di Tangsel kini telah berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).
“Alhamdulillah mereka sebagian besar sudah diangkat menjadi P3K. Tinggal sebagian kecil saja karena beberapa faktor sistem,” kata Benyamin, saat di temui di Alun Alun Kecamatan Pondok Aren, pada Kamis 27 November 2025.
Benyamin menjelaskan, Pemkot Tangsel terus meningkatkan mutu pendidikan di semua jenjang, mulai dari PAUD, SD hingga SMP.
Menurutnya, upaya itu dilakukan melalui pengayaan metode belajar, penambahan modul, serta peningkatan variasi pembelajaran agar siswa lebih mudah memahami materi.
“Kami akan terus meningkatkan metode pembelajaran bagi anak-anak kita. Misalnya dengan menambah modul dan memperkaya cara belajar,” jelasnya.
Benyamin menegaskan, bahwa pendidikan tidak hanya bertumpu pada akademik. Ia ingin pembelajaran di sekolah turut menanamkan karakter dan nilai moral sejak dini.
“Saya ingin mereka bukan hanya mengerti matematika atau ilmu pengetahuan, tetapi juga tahu bagaimana menghormati orang tua, memiliki sopan santun, dan karakter yang baik,” ujarnya.
Di momen Hari Guru, Benyamin juga menyampaikan, pesan khusus kepada seluruh pendidik.
“Terus mengabdi, terus berjuang. Saya tahu pengorbanan guru tidak kecil. Dengan keikhlasan dan kesabaran, insyaAllah para guru akan menghasilkan generasi muda yang baik,” tuturnya.
Benyamin menambahkan, pemerintah kota akan terus memfasilitasi kebutuhan para guru sebagai bentuk dukungan berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel, Deden Deni mengatakan, peringatan Hari Guru Nasional digelar di tiap kecamatan dengan kegiatan sesuai kreativitas masing-masing.
“Ya, tiap kecamatan punya acara sendiri dengan kreativitas masing-masing,” kata Deden.
Deden juga menyampaikan, pesan kepada para guru agar meningkatkan kepekaan terhadap perkembangan teknologi serta perubahan karakter anak didik.
“Guru harus lebih sensitif dan peka terhadap kemajuan teknologi. Jangan sampai tidak melek teknologi. Dampak teknologi itu sendiri berdampak pada karakter anak, maka guru harus bisa mengimbangi, lebih peka, lebih sabar, dan yang paling penting terus meningkatkan kompetensinya karena tantangannya luar biasa,” tutupnya.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































