Keterlibatan akademisi Indonesia dalam jaringan publikasi ilmiah internasional terus menunjukkan perkembangan positif. Salah satunya ditunjukkan oleh La Mema Parandy, akademisi Institut Agama Islam Attarmasi Pacitan dan peneliti / Mahasiswa Doktor S3 di bidang agribisnis Fakultas Pertanian UPN Veteran Jawa Timur, yang menerima undangan sebagai peer reviewer pada jurnal internasional Academia Green Energy (ISSN: 2998-3665).
Undangan tersebut dikirimkan oleh Editorial Office Academia Green Energy melalui Peer Review Assistant, Octavian-Sergiu Bărbos, dengan subjek email “Invitation to peer review a new submission – Manuscript ID 4lED6p – Academia Green Energy.” Undangan resmi tersebut diterima oleh Parandy pada 5 Maret 2026 pukul 21.37.
Dalam undangan tersebut, Ia diminta untuk melakukan penilaian ilmiah terhadap sebuah manuskrip berjudul “Understanding the Dynamics and Crucial Role of Acidogenesis and Methanogenesis in the Context of Renewable Energy and Biochemicals Synthesis in Waste Biorefinery: Promoting Environmental Sustainability” yang ditulis oleh Omprakash Sarkar.
Pihak editorial menjelaskan bahwa undangan tersebut diberikan dengan mempertimbangkan keahlian Parandy di bidang Pertanian, green energy dan keberlanjutan lingkungan, sehingga pandangan akademiknya dinilai relevan untuk menilai kualitas ilmiah manuskrip tersebut. Sebelum masuk pada tahap penilaian oleh reviewer, naskah yang diajukan juga telah melalui proses pemeriksaan awal (pre-check) oleh tim editorial guna memastikan kesesuaian dengan standar kualitas dan ruang lingkup jurnal.

Menanggapi undangan tersebut, Parandy segera melakukan proses evaluasi terhadap manuskrip yang diberikan. Setelah melakukan penilaian ilmiah terhadap struktur penelitian, metodologi, serta kontribusi akademik dari naskah tersebut, laporan hasil review kemudian diserahkan kembali kepada pihak editorial pada 6 Maret 2026 pukul 03.38 pagi.
Pihak editorial Academia Green Energy kemudian mengirimkan konfirmasi resmi atas penerimaan laporan review tersebut. Dalam email balasan yang dikirimkan oleh Editorial Office, disebutkan:
Dear Parandy,
This is to confirm the receipt of your review report on Manuscript ID 4lED6p: “Understanding the Dynamics and Crucial Role of Acidogenesis and Methanogenesis in the Context of Renewable Energy and Biochemicals Synthesis in Waste Biorefinery: Promoting Environmental Sustainability” by Omprakash Sarkar.
Thank you for your assessment of this manuscript.
Kind regards,
Octavian-Sergiu Bărbos. Peer Review Assistant | Editorial Office, Academia Green Energy (ISSN: 2998-3665). Journal’s homepage: https://www.academia.edu/journals/academia-green-energy. Contact: octavian@academia.edu
Menanggapi keterlibatan tersebut, Ia menyampaikan bahwa menjadi reviewer pada jurnal internasional merupakan bagian dari tanggung jawab akademisi dalam menjaga kualitas dan integritas publikasi ilmiah.
Menurutnya, proses peer review memiliki peran penting dalam memastikan bahwa setiap penelitian yang dipublikasikan benar-benar memenuhi standar metodologi ilmiah serta memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan.
“Reviewer memiliki tanggung jawab untuk menilai secara objektif kualitas penelitian, mulai dari kejelasan metodologi, kedalaman analisis, hingga relevansi kontribusinya terhadap pengembangan ilmu pengetahuan. Ini merupakan bagian penting dari ekosistem akademik global,” ujar nya.
Topik penelitian yang direview juga dinilai sangat relevan dengan agenda pembangunan berkelanjutan dunia. Kajian mengenai acidogenesis dan methanogenesis dalam sistem waste biorefinery menjadi salah satu pendekatan penting dalam pengembangan energi terbarukan berbasis limbah serta produksi biokimia yang ramah lingkungan.
Keterlibatan akademisi Indonesia sebagai reviewer dalam jurnal internasional seperti Academia Green Energy menunjukkan bahwa kompetensi ilmuwan nasional semakin mendapat pengakuan dalam komunitas akademik global. Peran ini tidak hanya penting dalam menjaga kualitas publikasi ilmiah, tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi aktif akademisi Indonesia dalam mendorong pengembangan riset global di bidang energi hijau, teknologi biorefinery, dan keberlanjutan lingkungan.
Dengan semakin meningkatnya partisipasi akademisi Indonesia dalam proses peer review internasional, diharapkan reputasi dan daya saing riset nasional juga akan terus menguat, sekaligus memperluas kontribusi Indonesia dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi untuk masa depan yang lebih berkelanjutan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































